Relationship of Knowledge and Family Independence To Stunting Incidents In The Working Area of Sabulakoa Health Center of South Konawe Regency

  • Andi Elis Universitas Indonesia Timur
  • Rohani Mustari
  • Badriani Badawi
  • Marlina Marlina
  • Cakrawati Cakrawati
Keywords: Stunting, Pengetahuan, Kemandirian Keluarga

Abstract

Stunting merupakan suatu keadaan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Stunting merupakan kondisi serius yang terjadi saat seseorang tidak mendapatkan asupan bergizi dalam jumlah yang tepat dalam waktu yang lama (kronik). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Kemandirian Keluarga terhadap Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Sabulakoa”. Desain penelitian ini menggunakan desain analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian berjumlah 298 adapun sampel pada penelitian ini sebanyak 74 orang dengan menggunakan teknik purpose sampling dengan menggunakan kuisioner. Variabel independent pada penelitian ini adalah pengetahuan dan kemandirian keluarga, variable dependen pada penelitian ini adalah kejadian stunting. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat (chi-square). Berdasarkan hasil penelitian dengan uji chi-square pada variabel pengetahuan diperoleh p value 0,000 < 0,05,  menunjukkan ada hubungan pengetahuan terhadap kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Sabulakoa Kabupaten Konawe Selatan, uji chi-square pada variabel kemandirian keluarga diperoleh p value 0,000 < 0,05 menunjukkan ada hubungan kemandirian keluarga terhadap kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Sabulakoa Kabupaten Konawe Selatan dengan Kesimpulan Tingkat Pengetahuan keluarga memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian stunting Kemandirian Keluarga memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian stunting. Saran diharapkan kepada keluarga balita stunting untuk selalu memperhatikan tumbuh kembang anak dan aktif terhadap kegiatan  - kegiatan pencegahan stunting yang dilakukan oleh Staf Puskesmas Sabulakoa maupun Pemerintah Kecamatan Sabulakoa.

References

Budiman, A., & Riyanto. (2013). Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Salemba Medika.

Danna, M. O. (2019). Hubungan Pengetahuan, Sikap, Dukungan dengan Kemandirian pada Anak Stunting di Puskesmas Bulak Banteng Surabaya.

Depkes RI. (2016). Infodatin Situasi Balita Pendek.

Dinkes Konawe Selatan. (2018). Profil Dinkes Konawe Selatan.

Handayani, D. (2018). Hubungan Fungsi Afektif Keluarga Dengan Motivasi Diet Pasien Post Stroke Di Rumah Sakit TK II Dr. Soepraoen Malang. Universitas Muhammadiyah Malang.

Hasnawati, L, S., & PAL, J. (2021). Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 12-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Lawawoi Kabupaten Sidrap. Jurnal Pendidikan Keperawatan Dan Kebidanan, 1(1), 7–12.

Herawati, T., Pranaji, D. K., Pujihasvuty, R., & Latifah, E. W. (2020). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pelaksanaan Fungsi Keluarga di Indonesia. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 13(3), 213–227.

Kemenkes RI. (2018). Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan: Situasi Balita Pendek di Indonesia. Kementerian Kesehatan RI, 20.

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. (2017). Buku saku desa dalam penanganan stunting. Buku Saku Desa Dalam Penanganan Stunting, 42.

Kementerian Kesehatan RI. (2016). Infodatin Situasi Balita Pendek.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Anak.

Kurniawan, A. (2018). Metodologi Penelitian Pendidikan. Remaja Rosdakarya.

Manggabarani, S., Tanuwijaya, R. R., & Said, I. (2021). Kekurangan Energi Kronik, Pengetahuan, Asupan Makanan dengan Stunting: Cross-Sectional Study. Journal of Nursing and Health Science, 1(1), 1–7.

Muslih, A. et al. (2018). Analisis Kebijakan PAUD Mengungkap isu-isu menarik seputar PAUD. Peneribit Mangku Bumi.

Notoadmojo, S. (2012). Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Novianti, I., Mardianti, D., & Muchtar, A. S. (2020). Pemberian ASI dan BBLR Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 12-36 Bulan. Jurnal Kebidanan Malahayati, 6(3).

Nuraeni, R., & Suharno, S. (2020). Gambaran Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Balita Usia 24-59 Bulan. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(10).

Nuraini, & Martunis, Y. (2017). Komunikasi 4 Tipe Keluarga Terhadap Perilaku Anak Dalam Penyesuaian Sosial. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP Unsyiah, 2(4).

Oktaningrum, I. (2018). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Dalam Pemberian Makanan Sehat Dengan Status Gizi Anak si SD Negeri 1 Beteng Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Universitas Negeri Yogyakarta.

Olsa, E. D., Sulastri, D., & Eliza Anas. (2017). Artikel Penelitian Hubungan Sikap dan Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting pada Anak Baru Masuk Sekolah Dasar di Kecamanatan Nanggalo. Jurnal Kesehatan Andalas, 6(3), 523–529.

Parellangi, A. (2018). Home Care Nursing Aplikasi Praktik Berbasis Evidence-Based. Andi Publisher.

Profil Puskesmas Sabulakoa. (2020).

Puspita, I. (2017). Perbedaan Kemandirian Remaja Ditinjau dari Ibu Bekerja dan Tidak Bekerja di Lingkungan I Kelurahan Sudirejo II Kec. Medan Kota. In Universitas Medan Area.

Ratu, V. N., Nancy S. H, M., & Maureen l, P. (2018). Hubungan Antara Pola Asuh Dengan Status Gizi Pada Anak Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pusomaen Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol. 7 No.

Riskesdas, K. (2018). Hasil Utama Riset Kesehata Dasar (RISKESDAS). Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical, 44(8), 1–200.

Samantha, R., & Almalik, D. (2019). Hubungan Tingkat Pendidikan dan pengetahuan Tentang Status Gizi Dengan Angka Kejadian Stunting. In Jurnal Ilmiah Maksitek (Vol. 3, Issue 2).

Sandjojo, E. P. (2017). Buku Saku Desa dalam Penanganan Stunting.

Sanjiwani, P. A., Shinta, D., & Fahmida, U. (2020). Asupan Zink Dan Tingkat Kecerdasan Anak Sekolah Dasar Di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Media Gizi Mikro Indonesia, 12(1).

Sari, F., & Evy, E. (2018). Hubungan Sikap Ibu Tentang Pemberian Makanan Bayi Dan Anak ( PMBA ) Dengan Status Gizi Bayi Bawah Dua Tahun ( Baduta ). Journal of Health, Vol.5 No.2, 77–80.

Siswanto, & Suyanto. (2018). Metodologi Penelitian Kuantitatif Korelasional. BOSSSCRIPT.

Soetjiningsih. (2013). Tumbuh Kembang Anak. EGC.

Sunny, B. S., Destavola, B., Dube, A., Kondowe, S., Crampin, C., & Glynn, J. R. (2018). Does early linear growth failure influence later school performance ? A cohort study in Karonga district , northern Malawi. 1–16.

Syahbandini, I. P., & et al. (2018). Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6-24 Bulan di Daerah Nelayan. Jurnal Keehatan Masyarakat, 6, 496–507.

Tanuwijaya, R. R., Djati, W. P. S. T., & Manggabarani, S. (2020). Correlation Between Mother’s Infants And Young Child Feeding (IYCF) Knowledge With Nutritional Status Of Toddlers. Jurnal Dunia Gizi, 3(2), 74–79.

Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. (2017). 100 Kabupaten/Kota Prioritas Untuk Intervensi Anak Kerdil (Stunting).

Published
2021-12-08
How to Cite
Elis, A., Mustari, R., Badawi, B., Marlina, M., & Cakrawati, C. (2021). Relationship of Knowledge and Family Independence To Stunting Incidents In The Working Area of Sabulakoa Health Center of South Konawe Regency. Jurnal Komunitas Kesehatan Masyarakat, 3(2), 85-96. https://doi.org/10.36090/jkkm.v3i2.1138

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.