Jurnal Komunitas Kesehatan Masyarakat https://uit.e-journal.id/JKKM <div class="intro" style="text-align: justify;"><strong>JKKM; Jurnal Komunitas Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Community)&nbsp;</strong>: <em>Research Study in Public Health publishes the article based on research or equivalent to research results in public health or other disciplines related to public health that has not been loaded/published by other media. The journal contains articles about epidemiology and biostatistics, health policy and administration, public health nutrition, environmental health, occupational health and safety, health promotion, reproductive health, maternal and child health, and other related articles in public health. The journal can be used by health practitioners, health caregivers, teachers, medical students, and people who are interested in public health issues. The journal&nbsp; published twice a year, in July and January</em></div> Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia Timur en-US Jurnal Komunitas Kesehatan Masyarakat 2685-2624 Gambaran Keluhan Subjektif Pekerja Dan Tingkat Kebisingan Di Bengkel Bubut CV. X Surabaya https://uit.e-journal.id/JKKM/article/view/1078 <p><strong><em>Background :</em></strong><em> The application of technology and the use of materials can lead to a potential hazard such as Occupational Diseases and work accidents that often appear in the workplace, namely noise. <strong>Purpose : </strong>To determine the noise level in the CV. X which can affect the complaints that affect the health of workers. <strong>Methods :</strong> The research was conducted by field observations and interviews with workers to obtain some primary data that support this research. Results: The results of the noise measurement still meet the Threshold Limit Value (TLV), but there is an influence in the form of complaints felt by workers such as dizziness, ringing in the ears, quick emotions or tired quickly, insomnia and nausea or vomiting. <strong>Conclusion :</strong> Noise level that meets the TLV physiologically does not interfere with the hearing canal, but can interfere with other health.</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em> : Noise, Complaints, Thershold Limit Value (TLV)</em></p> Rachmah Catur Agustin ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-09-26 2021-09-26 3 1 1 11 10.36090/jkkm.v3i1.1078 Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Perawat Di Ruang Rawat Inap RSUD Labuang Baji https://uit.e-journal.id/JKKM/article/view/1093 <p style="text-align: justify;">Tenaga kesehatan sebagai sumber daya manusia dalam menjalankan pelayanan kesehatan di rumah sakit merupakan sumber daya yang penting dan sangat di butuhkan untuk mencapai kinerja yang optimal. Berhasil tidaknya suatu perusahaan termasuk perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pelayanan kesehatan seperti rumah sakit tergantung pada kemampuan sumber daya manusia dalam menjalankan aktivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kinerja perawat di ruang rawat inap RSUD Labuang Baji Makassar tahun 2019.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, analisis korelasi dengan pendekatan <em>cross sectional study.</em> Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di RSUD Labuang Baji Makassar sebanyak 109 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ada hubungan yang signifikan antara variabel kemampuan (<em>p </em>= 0,013), penghargaan (<em>p &nbsp;</em>= 0,012), motivasi kerja&nbsp; <em>p </em>= (0,022), pengalaman kerja <em>p </em>= (0,004) dengan kinerja perawat di ruang rawat Inap RSUD Labuang Baji Makassar Tahun 2019. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakasanakan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara penghargaan, kemampuan, motivasi kerja, pengalaman kerja terhadap kinerja perawat.</p> Rosdiana Syakur Maryono Dassi Salmawati Salmawati ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-09-26 2021-09-26 3 1 12 24 10.36090/jkkm.v3i1.1093 Faktor Yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Keluarga Untuk Memanfaatkan Sarana Pelayanan Imunisasai Di Puskesmas Teppo https://uit.e-journal.id/JKKM/article/view/1096 <p style="text-align: justify;">Berdasarkan pada data Puskesmas Teppo dari Januari-April dari 8 Desa/Kelurahan cakupan imunisasi dari sasaran bayi sebanyak 476 dibagi dalam beberapa jenis imunisasi dasar yaitu HB 0-7 hari sebanyak 63 bayi dengan persentase 13&nbsp; % , BCG sebanyak 128 Bayi dengan persentase 27 %, DPT/HB-HB1 sebanyak 125 bayi dengan persentase 26 % , DPT/HB-HB3 sebanyak 123 bayi dengan persentase 26 %, Polio 4 sebanyak 86 bayi dengan persentase 18% Campak sebanyak 151 bayi dengan persentase 32 % dan imunisasi lengkap sebanyak 151 dengan persentase&nbsp; 32 %. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu, status bekerja &amp; jarak ke tempat pelayanan imunisasi dalam memanfaatkan sarana pelayanan imunisasi di Puskesmas Teppo Kecamatan Patampanua. Metode penelitian yang digunakan adalah<em> observasional </em>dengan rancangan <em>Cross Sectional study</em>. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara <em>purposive sampling</em>, sampel sebanyak 72. Hasil analisis <em>Chi square</em> dengan <em>Confident Interval</em> (CI)=95% menunjukkan bahwa pengetahuan &nbsp;berhubungan dalam Memanfaatkan&nbsp; sarana&nbsp; pelayanan imunisasi dengan nilai p= 0,001, Status bekerja berhubungan dalam Memanfaatkan&nbsp; sarana&nbsp; pelayanan imunisasi dengan nilai p= 0,001, jarak ketempat pelayanan berhubungan dalam Memanfaatkan&nbsp; sarana&nbsp; pelayanan imunisasi dengan nilai p= 0,000 &nbsp;&nbsp;Kesimpulan bahwa dari 72 bayi terdapat hubungan antara pengetahuan, status bekerja dan jarak ketempat pelayanan dalam Memanfaatkan&nbsp; sarana&nbsp; pelayanan imunisasi, saran dalam hal ini Pelatihan rutin bagi kader dalam rangka untuk Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kader agar bisa memberikan penyuluhan kepada ibu setiap kegiatan posyandu,Perlunya dilakukan advokasi dan sosialisasi lintas sektor terkait untuk pembangunan infrastruktur yang mendukung dalam mengakses pelayanan kesehatan</p> Rahma Sri Susanti Hanafi A Kadir Ardiansyah Hasin ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-09-26 2021-09-26 3 1 25 38 10.36090/jkkm.v3i1.1096 Factors Related to the Utilization of Health Services by the Community in the UPTD Puskesmas Lakudo Central Buton https://uit.e-journal.id/JKKM/article/view/1092 <p style="text-align: justify;">Pemanfaatan pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang dilaksanakan secara sendiri atau bersama-sama, dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan seseorang, keluarga, kelompok dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh masyarakat di UPTD Puskesmas Lakudo Kabupeten Buton Tengah.&nbsp; Jenis penelitian ini adalah penelitian Observasional dengan&nbsp; pendekatan <em>“cross sectional study”</em> &nbsp;Populasi dalam penelitian ini adalah semua warga di wilayah kerja UPTD Puskesmas Lakudo Kabupeten Buton Tengah .&nbsp; Buton Tengah yang ada pada Sampel dalam penelitian ini ditarik dari populasi yang ada adalah kepala keluarga di wilayah UPTD Puskesmas Lakudo Kabupeten Buton Tengah. Besarnya sample ditentukan dengan metode Accidental Sampling yaitu kepala keluarga di wilayah UPTD Puskesmas Lakudo Kabupeten saat penelitian dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan waktu tunggu dokter dengan pemanfaatan pelayanan dengan nilai p (0,000) &lt;0,05, fasilitas pelayanan kesehatan ada hubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan dengan nilai p (0,000) &lt;0,05, sikap petugas ada hubungan dengan pemanfaatan kesehatn dengan nilai p (0,000) &lt;0,05,</p> Jusman Usman Moh Basri Erna Wati Mansur ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-09-26 2021-09-26 3 1 39 51 10.36090/jkkm.v3i1.1092 Hubungan Perilaku Ibu Dalam Pencegahan Diare Dengan Kejadian Diare Pada Batita 1-3 Tahun Di RS MITRA MEDIKA Medan https://uit.e-journal.id/JKKM/article/view/1036 <p>Diarrhea is a change in the consistency of bowel movements that occur suddenly from being dense to more watery and the number of child defecation is more than 3 times a day. WHO data (2017) states, nearly 1.7 billion cases of diarrhea occur in children with the mortality rate is around 525,000 in children under five each year. This study aims to determine the relationship between maternal behavior in preventing diarrhea and the incidence of diarrhea in toddlers 1-3 years at Mitra Medika Hospital in 2020. This study used an analytic survey with a cross-sectional approach, using the chi-square test and continuity correction test. The populations were 100 respondents who have toddlers 1-3 years. The &nbsp;sample &nbsp;was &nbsp;50&nbsp; respondents. &nbsp;The&nbsp; type &nbsp;of &nbsp;data &nbsp;used &nbsp;primary &nbsp;data. The &nbsp;data &nbsp;analysis &nbsp;used univariate and bivariate analysis. The results showed that there was a relationship between maternal knowledge in preventing diarrhea and the incidence of diarrhea (p-value= .017), there was a relationship between maternal attitudes &nbsp;in &nbsp;preventing &nbsp;diarrhea &nbsp;and &nbsp;the &nbsp;incidence &nbsp;of &nbsp;diarrhea &nbsp;(p-value=.012), &nbsp;there &nbsp;was &nbsp;a</p> <p>&nbsp;</p> <p>relationship between maternal actions in preventing diarrhea and the incidence of diarrhea. Diarrhea (p-value = .006). The conclusion of this study is that there is a relationship between maternal behaviors in preventing diarrhea with the incidence of diarrhea in toddlers 1-3 years at Mitra Medika Hospital Medan in 2020. It is hoped that toddlers will increase their knowledge, attitudes and actions towards preventing diarrhea in toddlers.</p> yuniati yuniati ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-09-26 2021-09-26 3 1 52 63 10.36090/jkkm.v3i1.1036 Hubungan Antara Dukungan Suami dengan Partisipasi Ibu Mengikuti Kelas Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Andowia Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara https://uit.e-journal.id/JKKM/article/view/1095 <p style="text-align: justify;">Kelas ibu hamil merupakan kelompok belajar ibu hamil dengan umur kehamilan antara 20 sampai 36 minggu dengan jumlah peserta maksimal 10 orang. Penelitian ini betujuan Untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami dengan partisipasi ibu mengikuti kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Andowia Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara . Jenis penelitian adalah <em>survey Analitik</em> dengan desain <em>Cross Sectional</em>. Sampel adalah semua ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil Wilayah Kerja Puskesmas Andowia Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara .yang diambil secara <em>purposive sampling</em>. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari pengisian kuesioner tentang dukungan suami dengan partisipasi ibu hamil mengikuti kelas ibu hamil. Analisis menggunakan uji <em>Chi-Square</em>. Hasil penelitian menunjukkan dari 69 ibu hamil terdapat terdapat 42 (60,9%) yang mendapatkan dukungan suami, dimana 30 (43,5%) yang berpartisipasi dan 12 (17,4%) yang tidak berpartisipasi. Sedangkan terdapat 27 (39,1%) ibu hamil yang tidak mendapatkan dukungan suami, dimana 6 (8,7%) yang berpartisipasi dan 21 (30,4%) yang tidak berpartisipasi mengikuti kelas ibu hamil. Uji statistik dengan <em>chi-square</em> diperoleh nilai p=0.000 &lt; ɑ = 0.05, yang menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan partisipasi ibu mengikuti kelas ibu hamil di Puskesmas Andowia Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara.</p> Yenni Yenni Andi Tenri Angka Oktaviani Datuan Hasni Hasni ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-09-26 2021-09-26 3 1 64 71 10.36090/jkkm.v3i1.1095 The Implementation of COVID-19 Health Protocol by The Indonesian Red Cross Volunteer on Earthquake Disaster Emergency Response in West Sulawesi https://uit.e-journal.id/JKKM/article/view/1046 <p>Indonesia is geographically located within the assemblage of three plates, namely Indo-<br>Australia Plate, Eurasia Plate, and Pacific Plate. This plates assemblage causes Indonesia to be a<br>potential place for natural disaster. An arthquake that recently took place in West Sulawesi have<br>resulted landslide and forced some districts to be isolated. In an attempt to establish a Disaster<br>Emergency Response (DER) plan in West Sulawesi, the vital role of volunteer (e.g. The<br>Indonesian Red Cross) is extremely needed. However, the emergence of an earthquake during<br>the pandemic have put the crisis mitigation in more complicated stance as both, society and the<br>volunteer, have to implement control measures in order to prevent the virus to spread more<br>widely. This study aims to provide an overview of COVID-19 health protocol implementation by<br>The Indonesian Red Cross (IRC) volunteer during disaster emergency response period in South<br>Sulawesi. Field observation with descriptive approach was applied as the main method. The<br>population of this study was subjected to all Indonesian Red Cross Volunteer whose in charge<br>during disaster emergency response period in South Sulawesi, and purposive sampling technique<br>with some specific criteria such as; registered as Indonesian Red Cross volunteer proven by<br>membership card, have been serving for at least a week in DER location, and were in disaster<br>location when the questionnaire were distributed, was chosen as our sampling method. The<br>findings revealed that (1) 89% of the volunteers have clearly understood the risk of COVID-19, (2)<br>58% of them have used the face mask correctly, (3) 73% of them have performed handwashing<br>with soap and water regularly, (4) 38% of them have implemented physical distancing in disaster<br>location, while the rest 62% volunteers were reported otherwise.</p> Nismawati Natsir Marhtyni Natsir Andi Auliyah Warsyidah ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-09-26 2021-09-26 3 1 72 84 10.36090/jkkm.v3i1.1046 Perbandingan Pola Konsumsi Daun Kelor Terhadap Kadar Haemoglobin Ibu Hamil Di Kecamatan Rumbia Jeneponto https://uit.e-journal.id/JKKM/article/view/1097 <p style="text-align: justify;">Daun kelor merupakan salah satu jenis pangan yang banyak tumbuh di Indonesia termasuk di Sulawesi Selatan tepatnya di Kabupaten Jeneponto. Kelor mengandung zat gizi yang baik untuk kesehatan tubuh. Berbagai hasil penelitian menunjukkan khasiat dari daun kelor diantaranya sebagai hepatoprotektor (pelindung hati), antioksidan yang sangat tinggi dan sangat bagus bagi penyakit yang berhubungan dengan masalah pencernaan, cocok untuk mengatasi penyakit dengan energi panas atau kelebihan energi seperti radang atau kanker. Cara mengkonsumsi kelor sebaiknya selagi hangat, sebab efek antioksidan masih kuat dalam keadaan hangat.</p> <p style="text-align: justify;">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola konsumsi daun kelor dengan kadar hemoglobin ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Rumbia, dan manfaatnya adalah 1) Sebagai sumber informasi bagi pihak Puskesmas Rumbia dalam upaya penanggulangan masalah anemia gizi.</p> <p style="text-align: justify;">2) Sebagai sumber informasi bagi ibu hamil agar lebih memperbaiki pola konsumsi pangan selama masa kehamilan.3) Bagi peneliti merupakan pengalaman dalam mengaplikasikan ilmu dan praktik berkaitan dengan metode penelitian dan masalah gizi ibu hamil.</p> <p style="text-align: justify;">Kandungan hemoglobin yang rendah dengan demikian mengindikasikan anemia. Bergantung pada metode yang digunakan, nilai hemoglobin menjadi akurat sampai 2-3%. Gejala awal anemia berupa badan lemah, kurang nafsu makan, kurang energi, konsentrasi menurun, sakit kepala, mudah terinfeksi penyakit, mata berkunang-kunang, selain itu kelopak mata, bibir, dan kuku tampak pucat. Penanggulangan anemia pada ibu hamil dapat dilakukan dengan cara pemberian tablet besi serta peningkatan kualitas makanan sehari-hari. Ibu hamil biasanya tidak hanya mendapatkan preparat besi tetapi juga asam folat.</p> <p style="text-align: justify;">Daun kelor merupakan salah satu jenis pangan yang banyak tumbuh di Indonesia termasuk di Sulawesi Selatan tepatnya di Kabupaten Jeneponto. Kelor mengandung zat gizi yang baik untuk kesehatan tubuh. Berbagai hasil penelitian menunjukkan khasiat dari daun kelor diantaranya sebagai hepatoprotektor (pelindung hati), antioksidan yang sangat tinggi dan sangat bagus bagi penyakit yang berhubungan dengan masalah pencernaan, cocok untuk mengatasi penyakit dengan energi panas atau kelebihan energi seperti radang atau kanker. Cara mengkonsumsi kelor sebaiknya selagi hangat, sebab efek antioksidan masih kuat dalam keadaan hangat.</p> <p style="text-align: justify;">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola konsumsi daun kelor dengan kadar hemoglobin ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Rumbia, dan manfaatnya adalah 1) Sebagai sumber informasi bagi pihak Puskesmas Rumbia dalam upaya penanggulangan masalah anemia gizi.</p> <p style="text-align: justify;">2) Sebagai sumber informasi bagi ibu hamil agar lebih memperbaiki pola konsumsi pangan selama masa kehamilan.3) Bagi peneliti merupakan pengalaman dalam mengaplikasikan ilmu dan praktik berkaitan dengan metode penelitian dan masalah gizi ibu hamil.</p> <p style="text-align: justify;">Kandungan hemoglobin yang rendah dengan demikian mengindikasikan anemia. Bergantung pada metode yang digunakan, nilai hemoglobin menjadi akurat sampai 2-3%. Gejala awal anemia berupa badan lemah, kurang nafsu makan, kurang energi, konsentrasi menurun, sakit kepala, mudah terinfeksi penyakit, mata berkunang-kunang, selain itu kelopak mata, bibir, dan kuku tampak pucat. Penanggulangan anemia pada ibu hamil dapat dilakukan dengan cara pemberian tablet besi serta peningkatan kualitas makanan sehari-hari. Ibu hamil biasanya tidak hanya mendapatkan preparat besi tetapi juga asam folat.</p> Riswan Riswan Ismawati Ismawati Rosmiati Rosmiati ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-09-26 2021-09-26 3 1 85 94 10.36090/jkkm.v3i1.1097 Hubungan Pengetahuan Tentang Cara Menyusui Yang Benar Dengan Perilaku Menyusui Di Puskesmas Tolala Kolaka Utara https://uit.e-journal.id/JKKM/article/view/1098 <p style="text-align: justify;">Air Susu Ibu merupakan jenis makanan unggulan bagi bayi yang mencakup seluruh unsur kebutuhan bayi baik fisik, psikologi, sosial maupun spiritual. Keunggulan ASI perlu ditunjang dengan cara pemberian ASI yang benar. Penelitian ini betujuan Untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang cara menyusui yang benar dengan perilaku menyusui di <strong>Puskesmas </strong><strong>Tolala Kabupaten Kolaka Utara</strong><strong>.</strong> Jenis penelitian menggunakan observasi analitik dengan desain Cross Sectional. Sampel adalah ibu menyusui yang berada diwilayah kerja Puskesmas Tolala yang diambil dengan cara acidental sampling. Instrumen yang digunakan Data yang digunakan adalah data primer diperoleh dari pengisian kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian diperoleh dari 52 ibu menyusui terdapat 23 (44,2%) dengan pengetahuan pada kategori tahu. Namun, terdapat sebanyak 17 (32,7%) yang mempunyai perilaku positif dan 6 (11,5%) perilaku negatif. Sedangkan pada kategori tidak tahu sebanyak 29 (55, 8%) dimana 11 (21,2%) mempunyai perilaku positif dan 18 (34,6%) yang mempunyai perilaku negative. Uji statistik dengan chi-squaret test diperoleh nilai p=0.010 &lt; ɑ = 0.05, yang menunjukkan Ha diterima artinya ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang cara menyusui yang benar dengan perilaku menyusui di <strong>Puskesmas </strong><strong>Tolala Kabupaten Kolaka Utara</strong><strong>.</strong> Seseorang dengan pengetahuan tentang teknik menyusui yang baik cenderung memiliki perilaku menyusui yang baik</p> Andi Tenri Angka Sumiaty Karatte Riswan Riswan Ora Hasmiruddin ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-09-26 2021-09-26 3 1 95 103 10.36090/jkkm.v3i1.1098 Hubungan Antara Laktasi Dengan Depresi Pascasalin Pada Ibu Nifas Di RSKD Pertiwi Makassar https://uit.e-journal.id/JKKM/article/view/1099 <p style="text-align: justify;">Depresi postpartum merupakan salah satu gangguan adaptasi psikologi pada ibu postpartum yang dapat menyebabkan ibu tidak bisa merawat diri dan bayinya. Jenis penelitian ini adalah “<em>cross sectional</em>”, populasinya adalah seluruh ibu menyusui di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi Makassar 119 orang, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara <em>Purposive Sampling</em> dengan sampel sebanyak 50 responden. Data primer dikumpulkan dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner sedangkan data sekunder menggunakan data dari rekam medik untuk mengetahui jumlah responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Uji yang digunakan adalah Chi –Squere untuk mengetahui variabel&nbsp; hubungan.Hasil penelitian menunjukkan dari 30 ibu yang menyusui sesuai kreteria 28 diantaranya mengalami depresi, sedangkan dari 20 ibu yang tidak menyusui sesuai kreteria 13 diantaranya mengalami depresi. Jadi, antara laktasi dan depresi terdapat hubungan yang signifikan.</p> Ismawati Ismawati Riswan Riswan Fitriani Fitriani ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-09-26 2021-09-26 3 1 104 111 10.36090/jkkm.v3i1.1099