MENINGKATKAN KEPEDULIAN SOSIAL SISWA MELALUI PEMBIASAAN BERINFAK

  • NURHAYATI NURHAYATI Universitas Indonesia Timur

Abstract

ABSTRAK

 

Dunia pendidikan harus menanamkan sikap peduli sosial kepada peserta didik, karena manusia adalah makhluk  sosial yang selalu membutuhkan pihak-pihak lain, seorang manusia tidak akan mungkin tumbuh secara ideal tanpa bantuan dari orang lain. Sekarang ini perkembangan jiwa peserta didik yang cenderung mementingkan dirinya sendiri, kurang peduli terhadap sesama, bahkan cenderung acuh tak acuh terhadap temannya sendiri apalagi terhadap orang lain.maka dari itu, agar sikap kepedulian sosial ini terbentuk salah satunya dengan cara diadakannya infak harian yang dilakukan disetiap kelas. Infak yang terkumpul dari peserta didik digunakan untuk disumbangkan ke panti asuhan, menolong orang tertimpa musibah, dan sebagainya.

Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan-hambatan apa yang dihadapi oleh guru dalam meningkatkan kepedulian sosial siswa melalui pembiasaan berinfak di SDIT Mukhlisiin Kec. Pallangga Kab. Gowa.? Serta bagaimana upaya-upaya untuk meningkatkan kepedulian sosial siswa melalui pembiasaan berinfak di SDIT Mukhlisiin Kec. Pallangga Kab. Gowa.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jumlah informan 8 orang, adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan

ABSTRAK

 

Dunia pendidikan harus menanamkan sikap peduli sosial kepada peserta didik, karena manusia adalah makhluk  sosial yang selalu membutuhkan pihak-pihak lain, seorang manusia tidak akan mungkin tumbuh secara ideal tanpa bantuan dari orang lain. Sekarang ini perkembangan jiwa peserta didik yang cenderung mementingkan dirinya sendiri, kurang peduli terhadap sesama, bahkan cenderung acuh tak acuh terhadap temannya sendiri apalagi terhadap orang lain.maka dari itu, agar sikap kepedulian sosial ini terbentuk salah satunya dengan cara diadakannya infak harian yang dilakukan disetiap kelas. Infak yang terkumpul dari peserta didik digunakan untuk disumbangkan ke panti asuhan, menolong orang tertimpa musibah, dan sebagainya.

Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan-hambatan apa yang dihadapi oleh guru dalam meningkatkan kepedulian sosial siswa melalui pembiasaan berinfak di SDIT Mukhlisiin Kec. Pallangga Kab. Gowa.? Serta bagaimana upaya-upaya untuk meningkatkan kepedulian sosial siswa melalui pembiasaan berinfak di SDIT Mukhlisiin Kec. Pallangga Kab. Gowa.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jumlah informan 8 orang, adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan tekhnik analisis data dilaksanakan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1)  Hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru dalam menngkatakan kepedulian sosial  melalui pembiasaan berinfak di SDIT Al Mukhlisiin Kec Palangga Kab. Gowa terdiri dari dua faktor yakni : (a) faktor internal sekolah, meliputi ; 1. Kurangnya kesadaran anak didik untuk mengikuti kegiatan-kegiatan berinfaq, 2. Kurangnya kesadaran orang tua murid yang tidak memberikan uang untuk berinfaq, (b) faktor eksternal sekolah meliputi: 1. Faktor Lingkungan Masyarakat,2.Media sosial. ( 2) Adapun upaya-upaya untuk meningkatkan kepedulian sosial siswa melalui pembiasaan berinfak di SDIT Mukhlisiin Kec. Pallangga Kab. Gowa antara lain : (a) Memberikan nasehat mengenai mafaat bagi anak-anak kelas I-V tentang pentingnya berinfaq. (b) Melakukan pertemuan FKK (Forum Komunikasi Kelas). (c) Program anak-anak berinfaq setiap hari, Menanamkan nilai karakter disiplin.dokumentasi. Sedangkan tekhnik analisis data dilaksanakan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1)  Hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru dalam menngkatakan kepedulian sosial  melalui pembiasaan berinfak di SDIT Al Mukhlisiin Kec Palangga Kab. Gowa terdiri dari dua faktor yakni : (a) faktor internal sekolah, meliputi ; 1. Kurangnya kesadaran anak didik untuk mengikuti kegiatan-kegiatan berinfaq, 2. Kurangnya kesadaran orang tua murid yang tidak memberikan uang untuk berinfaq, (b) faktor eksternal sekolah meliputi: 1. Faktor Lingkungan Masyarakat,2.Media sosial. ( 2) Adapun upaya-upaya untuk meningkatkan kepedulian sosial siswa melalui pembiasaan berinfak di SDIT Mukhlisiin Kec. Pallangga Kab. Gowa antara lain : (a) Memberikan nasehat mengenai mafaat bagi anak-anak kelas I-V tentang pentingnya berinfaq. (b) Melakukan pertemuan FKK (Forum Komunikasi Kelas). (c) Program anak-anak berinfaq setiap hari, Menanamkan nilai karakter disiplin.

Published
2022-07-14
How to Cite
NURHAYATI, N. (2022). MENINGKATKAN KEPEDULIAN SOSIAL SISWA MELALUI PEMBIASAAN BERINFAK. PENDAIS, 4(1), 107-118. Retrieved from https://uit.e-journal.id/JPAIs/article/view/1242
Section
Articles