Tinjauan Yuridis Perlindungan Data Pribadi Terkait Kebocoran Data Dalam Ruang Cyber Crime

  • Bolu HB Universitas Islam Makassar
  • Djaenab Djaenab Universitas Islam Makassar
Keywords: Legal Protection, Personal Data Leakage, Cyber Crime, Perlindungan Hukum, Kebocoran Data Pribadi

Abstract

ABSTRACT: The research method in this thesis uses a method with a Normative Legal Research Approach which refers to the amalgamation of the statutory approach and the case approach. The sources of data used in this study are secondary data. Data collection techniques in this study were carried out by literature study of legal materials and secondary data sources. Analysis of the data used in this study is the analysis of qualitative data obtained by a systematic process. Based on the research results obtained from the decision of the criminal case no. 1229/Pid.Sus/2020/PN Mks, shows that the cause of the leakage of personal data is the negligence of the Electronic System User and the intelligence of the perpetrators of criminal acts. The settlement of cases is by the ITE Law, but these rules have not been able to have a major effect on technology users in protecting personal data leakage.

ABSTRAK: Metode penelitian dalam skripsi ini menggunakan metode dengan Pendekatan Penelitian Hukum Normatif yang mengacu pada penggabungan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan studi pustaka terhadap bahan-bahan hukum sumber data sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif yang diperoleh dengan proses sistematis. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari putusan perkara pidana No. 1229/Pid.Sus/2020/PN Mks, menunjukkan bahwa penyebab terjadinya kebocoran data pribadi adalah kelalaian Pengguna Sistem Elektronik dan kecerdasan pelaku tindak pidana. Penyelesaian perkara sesuai dengan Undang-Undang ITE, namun aturan tersebut belum mampu memberikan efek yang besar terhadap pengguna teknologi dalam perlindungan kebocoran data pribadi. pelaku usaha yang tidak terdaftar sehingga upaya untuk menemukan pemilik barang sangat susah teridentifikasi.

 

References

Arief Mansur, D., & Gultom, E. (2005). Cyber Law Aspek Hukum Teknologi Informasi. Bandung: PT. Refika Aditama.

Direktori Putusan Mahkamah Agung RI. (2020). Putusan PN MAKASSAR Nomor 1229/Pid.Sus/2020/PN Mks. putusan3.mahkamahagung.go.id.

Gede Atmadja, I., & Putu Budhiarta, I. (2018). Teori-Teori Hukum. Jawa Timur: Setara Press.

Khairuddin, I. (2021). Rapor Merah Kebocoran Data di Indonesia. https://techbiz.id.

Suparni, N. (2009). Cyberspace Problematika & Antisipasi Pengaturannya. Jakarta: Sinar Grafika.

Tim CNN. (2020). Rentetan Kebocoran Data di Indonesia Sejak 2020. www.cnnindonesia.com.

Published
2022-07-24
How to Cite
HB, B., & Djaenab, D. (2022). Tinjauan Yuridis Perlindungan Data Pribadi Terkait Kebocoran Data Dalam Ruang Cyber Crime. PETITUM, 10(1), 70-76. https://doi.org/10.36090/jh.v10i1.1233
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.