https://uit.e-journal.id/SemNas/issue/feed Prosiding Seminar Nasional Universitas Indonesia Timur 2020-12-19T00:06:30+07:00 Rahmawati rahmads.laka@gmail.com Open Journal Systems <p class="intro" style="text-align: justify;"><strong>Prosiding Seminar Nasional</strong>&nbsp;ini merupakan diseminasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari para mahasiswa, peneliti, dosen, dan pendidik yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia Timur Makassar. Prosiding Seminar Nasional ini merupakan luaran dalam kegiatan Seminar Nasional dan Call For Papers yang tujuannya sebagai wahana terjadinya interaksi profesional antar mahasiswa, peneliti, dosen dan praktisi multi disiplin ilmu untuk saling bertukar pikiran, pengetahuan, pengalaman dan gagasan.</p> https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/719 Cover dan Daftar Isi Buku Prosiding Seminar Nasional Universitas Indonesia Timur 2019 2020-12-19T00:06:30+07:00 Semnas semnas seminarnasionaluit.lppm@gmail.com <p>---</p> 2020-05-04T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/674 Pengembangan Sistem Perekaman Gerakan Otomatis Pada Lengan Robot Manipulator 2020-05-02T09:47:25+07:00 Lutfi Lutfi lutfi.atim.kemenperin@gmail.com Taufik Muchtar lutfi.atim.kemenperin@gmail.com Nurhayati Djabir lutfi.atim.kemenperin@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem perekaman gerakan otomatis pada lengan robot manipulator yakni sebuah sistem yang berfungsi untuk merekam posisi sudut motor servo untuk tiap <em>joint</em> pada beberapa <em>point</em> di sebuah <em>pattern </em>dari gerakan lengan robot. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan melalui dua tahap yaitu rancang bangun alat kemudian uji coba dan pengukuran. Rancang bangun menggunakan empat buah motor servo SG90, sebuah arduino nano, empat buah potensiometer mono dan empat buah push button serta beberapa potong acrylic sebagai mekanik sistem. Hasil pengujian untuk proses perekaman untuk tiap <em>point</em> di sebuah <em>pattern</em>, menunjukkan tingkat keberhasilan sebesar 100%. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem perekaman gerakan otomatis pada lengan robot manipulator yang telah dibangun dapat digunakan untuk proses pembelajaran bagi mahasiswa.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/676 Implementasi Microsoft Visual Basic 6.0 pada Perhitungan Determinan Matriks Hermite dengan Metode Ekspansi Laplace 2020-05-15T09:13:58+07:00 Khaerun Nisa' kn.khaerunnisa@gmail.com <p>Perhitungan determinan matriks Hermite menggunakan metode eskpansi Laplace dengan ordo &nbsp;secara manual akan menghabiskan banyak waktu dan rawan terhadap kesalahan. Sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut, dibutuhkan suatu <em>software</em> yang dapat membantu perhitungan determinan matriks tersebut, yakni <em>Microsoft Visual Basic 6.0. </em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perhitungan determinan matriks Hermite menggunakan metode ekspansi Laplace secara manual dan dengan program komputer <em>Microsoft Visual Basic 6.0. </em>Jenis penelitian ini adalalah kajian teoritis yang bersifat studi literatur yang membahas mengenai implementasi perangkat lunak <em>Microsoft Visual Basic 6.0</em> pada perhitungan determinan matriks Hermite dengan metode ekspansi Laplace. Langkah-langkah penyelesaian permasalahan dilakukan dengan terlebih dahulu menghitung determinan matriks Hermite hingga ordo 4 dengan metode ekspansi Laplace secara manual. Berdasarkan hasil perhitungan manual, kemudian dirumuskan dalam bentuk algoritma yang diturunkan dalam bentuk <em>flowchart. </em>Adapun langkah pembuatan algoritma yakni mendefinisikan masalah, menentukan alternatif solusi, memilih algoritma, menuliskan program dan menguji program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi terbaik perhitungan manual determinan matriks Hermite menggunakan metode ekspansi Laplace adalah dengan mengekspansi sebuah baris atau kolom yang mengandung bilangan nol terbanyak, karena akan memudahkan dalam proses perhitungan. Penggunaan <em>Microsoft Visual Basic 6.0</em> memudahkan perhitungan determinan matriks Hermite dengan metode ekspansi Laplace khususnya untuk matriks yang berordo besar, dan mencegah terjadinya kesalahan dalam perhitungan.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/677 Kontribusi Migran Bugis dalam Pengembangan Pendidikan Keagamaan di Bumi Cendrawasih 2020-05-02T16:22:34+07:00 La Mansi hamsiatib@gmail.com Hamsiati Hamsiati hamsiatib@gmail.com <p><em>Sompe’ </em>atau merantau adalah sistem sosial budaya yang telah mentradisi dalam kehidupan masyarakat Bugis. Eksistensi migran Bugis tidak diragukan lagi, baik di bidang ekonomi, sosial, politik, budaya, agama dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran Migran Bugis dalam Pengembangan Pendidikan Keagamaan di Kabupaten Mimika Provinsi Papua. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kajian kualitatif deskriptif.Melalui rangkaian wawancara, observasi dan studi dokumen untuk menguraikan bagaimana peran migran Bugis di Kelurahan Koperapoka Kecamatan Mimika Baru Kabupaten Mimika Provinsi Papua. Hasil Penelitiannya menunjukkan bahwa motivasi awal masyarakat Bugis untuk bermigrasi ke Bumi Cendrawasih untuk mendapatkan tingkat ekonomi yang lebih baik dari pada hanya bekerja di kampung halaman. Keberadaan Masyarakat Bugis yang religius yang mayoritas mendiami Kelurahan Koperapoka memberi perhatian terhadap pendidikan keagamaan. Pendidikan &nbsp;keagamaan berpusat di Masjid Al-Azhar Kota Timika. Masjid Al-Azhar yang &nbsp;kepengurusannya didominasi oleh migran Bugis Membina 2 pendidikan Non Formal, yaitu Majelis Ta’lim Al Azhar dan Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA). Pendidikan keagamaan di dua lembaga ini berfokus pada pelajaran membaca<em>, tahfidz, muraja’ah </em>alquran, pengajian rutin, belajar tajwid, ceramah agama, dan kepengurusan jenazah. Kesadaran masyarakat akan pendidikan &nbsp;keagamaan &nbsp;menjadikan kegiatan keagamaan di Bumi Cendrawasih tetap aktif dan berkembang.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/678 Penggunaan Metode Survey, Question, Read, Recite, Review Pada Pembelajaran Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar 2020-05-02T16:31:21+07:00 Ahmad Ghazali anggazhalee@gmail.com Sri Wahyuni anggazhalee@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan aktivitas dan hasil belajar mata pelajaran bahasa Inggris siswa SD melalui penggunaan metode belajar <em>Survey, Question, Read, Recite, Review </em>(SQ3R). Penelitian ini dirancang dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan Refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V dengan jumlah siswa 32 orang, terdiri atas 22 perempuan dan 10 laki-laki. Hasil analisis belajar setelah diterapkan model SQ3R pada siswa kelas SDN 213 Lapongkoda Kabupaten Wajo yaitu pada tahap prasiklus siswa yang tuntas dengan nilai≥ 75 sebanyak 0 siswa dengan persentase ketidak tuntasan 100%.Pada siklus I hasil belajar siswa meningkat, yaitu sebanyak 20 siswa dengan presentase 63% tuntas belajar dengan nilai ≥ 75. Pada siklus II juga terjadi peningkatan yaitu siswa yang tuntas dengan nilai ≥ 75 sebanyak 28 siswa dengan persentase 88%. Jadi siswa yang tuntas belajar mengalami peningkatan dari 68% sampai 88%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model SQ3R ini efektif meningkatkan pembelajaran bahasa Inggris siswa SD di Kecamatan Tempe. Setelah adanya penelitian tersebut, disarankan guru hendaknya senantiasa mengawasi kelas untuk terus memotivasi siswa dan memberikan bimbingan secara individu maupun kelompok.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/679 Pengelolaan Kelas Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Biologi Siswa SMA Jaya Negara Makassar 2020-05-02T16:37:16+07:00 Gregoria E Damung maisyazahra.mz@gmail.com Widiastini Arifuddin maisyazahra.mz@gmail.com Maisya Zahra Al Banna maisyazahra.mz@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara pengelolaan kelas oleh guru terhadap motivasi dan hasil belajar biologi siswa kelas XI SMA Jaya Negara Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Jaya Negara, dengan sampel sebanyak 32 orang siswa, dari keseluruhan&nbsp; populasi 92 orang siswa. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah pengelolaan kelas (X), sedangkan variabel bebas adalah motivasi (Y1) dan hasil belajar (Y2). Pengukuran kemampuan pengelolaan kelas guru dilakukan dengan menggunakan angket, sedangkan motivasi dan hasil belajar diketahui melalui pemberian tes evaluasi tertulis. Analisis data yang digunakan secara deskriptif untuk mengetahui kemampuan pengelolaan kelas oleh guru, serta analisis korelasi menggunakan aplikasi SPSS 21. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan signifikan antara pengelolaan kelas oleh guru&nbsp; dan motivasi belajar siswa. Sedangkan hasil variabel X terhadap variabel Y2 yaitu tidak terdapat korelasi yang positif antara pengelolaan kelas terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pengelolaan kelas oleh guru kelas XI di SMA Jaya Negara Makassar berkorelasi terhadap motivasi belajar siswa, namun tidak berpengaruh signifikan pada peningkatan hasil belajar siswa.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/680 Dampak Penggunaan Handphone Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Parepare 2020-05-02T16:43:04+07:00 St Wardah Hanafie Das wardahhadas@gmail.com Abdul Halik wardahhadas@gmail.com Budiman Budiman wardahhadas@gmail.com <p>Penelitian ini membahas tentang dampak penggunaan <em>handphone</em> terhadap motivasi belajar peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri 1 Parepare dengan rumusan masalah: 1. Bagaimana dampak penggunaan handphone terhadap motivasi belajar peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri 1 Parepare, 2. Faktor-faktor apa yang mempengaruhi motivasi belajar peserta didik&nbsp; di Madrasah Aliyah Negeri 1 Parepare, 3. Apa faktor penghambat dan pendukung terhadap motivasi belajar peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri 1 Parepare. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yang sering di sebut model penelitian naturalistik karena penelitiannya dilakukan pada kondisi yang alamiyah, kemudian menggunakan pendekatan pedagogis, psikologis, teologis dan data tersebut&nbsp; di kumpul dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun instrument sebagai alat&nbsp; yang digunakan untuk mengukur venomena dalam penelitian dimana instrumen penelitian adalah peneliti itu sendiri. Kemudian menyusun pedoman&nbsp; wawancara yang berisi pertanyaan, serta pedoman observasi dan beberapa dokumentasi yang berkaitan dengan objek penelitian. Dengan metode kualitatif dan analisis data bersifat reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini memberikan informasi tentang dampak yang di timbulkan dari penggunaan <em>handphone</em> bagi peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri 1 Parepare baik dari segi positif, maupun negatif. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi motivasi belajar bagi peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri 1 Parepare yaitu faktor keluarga, lingkungan, <em>handphone</em>, pendidik, dan peraturan. Kemudian yang menjadi faktor penghambat terhadap motivasi belajar seperti faktor internal dan faktor eksternal sedangkan faktor pendukung motivasi peserta didik&nbsp; yaitu faktor internsik dan faktor eksternsik.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/681 Pelayanan Publik Pendaftaran dan Penempatan Pencari Kerja Berbasis TIK Di Kota Makassar 2020-05-02T16:52:57+07:00 Husain As husainaspale@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk; (i) menjelaskan dan menganalisis mekanisme pelayanan publik&nbsp; pendaftaran dan penempatan pencari kerja di Kota Makassar. (ii) mengembangkan Prototype model pelayanan publik Pendaftaran dan penempatan pencari kerja yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Kota Makassar. Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian terdiri dari data primer yaitu; Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar, sedangkan data sekunder diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam langsung dengan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1). Pelayanan Publik pendaftaran dan penempatan pencari kerja pada Kantor&nbsp; Dinas Tenaga Kerja di Kota Makassar, masih dilakukan secara sederhana atau konfensional yaitu pencari kerja berhadapan langsung petugas pengantar kerja untuk mengisi formulir pendaftaran pencari kerja, mengikuti wawancara dan&nbsp; seleksi berdasarkan kebutuhanya. Sistem ini belum dapat menampung semua pencari kerja yang terdaftar. 2). Prototype Model Pengembangan Pelayanan Publik&nbsp; pendaftaran dan penempatan pencari kerja yang sesuai dengan kondisi saat ini, yaitu Prototype model pengembangan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, guna memudahkan para pencari kerja dan pengantar kerja dengan cepat, mudah dan murah serta sesuai dengan perkembangan zaman. Prototype Model pengembangan ini juga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat melalui pemberdayaan para Ketua RT/RW, Lurah dan Camat serta Lembaga Sosial Kemasyarakatan se Kota Makassar, sebagai sumber informasi terhadap semua lowongan kerja yang terbuka dalam wilayah &nbsp;Kota Makassar.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/686 Pengaruh Pendapatan Terhadap Konsumsi Buruh Tani Karet Di Kabupaten Bungo 2020-05-03T08:16:32+07:00 Ariyanto Ariyanto ariyanto30484@gmail.com Dedi Epriadi ariyanto30484@gmail.com Nanang Al Hidayat ariyanto30484@gmail.com Nanik Istianingsih ariyanto30484@gmail.com <p>Di Kabupaten Bungo perkebunan karet masih didominasi oleh perkebunan karet milik rakyat. Namun tidak semua petani karet Di Kabupaten Bungo merupakan pemilik perkebunan, mereka hanyalah buruh tani yang mengolah kebun milik orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan terhadap konsumsi buruh tani karet di Kabupaten Bungo. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bungo Provinsi Jambi yang dimana sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 orang responden buruh petani karet dengan teknik penarikan berdasarkan pertimbangan. Teknik analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Model analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan model analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ditemukan bahwa Pendapatan buruh tani di kabupaten bungo sangat berpengaruh terhadap konsumsi rumah tangga petani, dipengaruhi sebesar 72,7%&nbsp; dengan 27,3% dipengaruhi variabel lainnya.</p> 2020-05-03T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/687 Kontribusi Badan Usaha Milik Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Makassar 2020-05-03T16:48:01+07:00 Nurmiati Nurmiati nurmiati@patria-artha.ac.id Fina Diana nurmiati@patria-artha.ac.id Murbayani Murbayani nurmiati@patria-artha.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan, efektivitas dan kontribusi penerimaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama lima tahun terakhir (2014-2018). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis data terdiri dari analisis pertumbuhan, efektivitas, dan proposi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penerimaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Makassar selama lima tahun terakhir mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun dengan rata-rata sebesar 110,68%, kemudian tingkat efektivitas penerimaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) selama lima tahun terakhir secara rata-rata sebesar 90,49 atau berada pada kategori efektif, selanjutnya kontribusi penerimaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar selama lima tahun terakhir secara rata-rata sebesar 1,73 atau berada pada kategori sangat kurang.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/688 Hambatan dan Upaya Badan Permusyawaratan Desa Dalam Menyalurkan Aspirasi Masyarakat Melalui Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa 2020-05-03T16:54:59+07:00 Nanang Al Hidayat nananghidayat108@yahoo.co.id Asra’i Maros nananghidayat108@yahoo.co.id <p>Tujuan penelitian ini untuk menguji, menganalisis, dan mengetahui habatan dan&nbsp; upaya untuk meningkatkan peran BPD dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) di Dusun Teluk Panjang Kecamatan Bathin III Kabupaten Bungo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif atau memaparkan secara keseluruhan (<em>komprehensive</em>) aspek-aspek yang ada. Metode penelitian kualitatif deskriptif adalah metode yang digunakan untuk menemukan pengetahuan terhadap subyek penelitian pada suatu saat tertentu. Tingkat Kesiapan Teknologi pada penelitian ini adalah tingkat 2. Hasil penelitian menujukan hambatan BPD dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) di Dusun Teluk Panjang Kecamatan Bathin III Kabupaten Bungo rendahnya kualitas SDM, tingkat kesejahteraan relatif rendah, BPD memiliki pekerjaan lain, penghasilan kurang memadai, proses rekrutmen, upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas SDM BPD, regulasi mengenai tunjangan yang disesuaikan dengan UMR, meningkatkan monitoring dan pengawasan dari pemerintah daerah.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/689 Analisis Indeks Kepuasan Masyarakat Pengguna Pelayanan Publik Pada Pemerintah Daerah Di Kecamatan Pasar Muara Bungo 2020-05-03T17:17:03+07:00 Helva Rahmi helva.rahmi@gmail.com Siti Rahmiati helva.rahmi@gmail.com Fajar Ifan Dolly helva.rahmi@gmail.com <p>Tujuan utama dari pelayanan publik adalah kepuasan masyarakat. Kepuasan ini dapat terwujud apabila pelayanan yang diberikan sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan atau lebih baik dari standar pelayanan tersebut.Di Pemerintah Kecamatan Pasar Muara Bungo pelayanan masih terkesan lambat karena membutuhkan waktu sampai dua minggu untuk penyelesaian surat-surat yang dibutuhkan oleh masyarakat.Sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui sejauh mana Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap pelayanan dari Kantor Kecamatan Pasar Muara Bungo.Jumlah responden penelitian ini adalah sebanyak 100 orang.Tehnik analisis data dengan menggunakan analisis Indeks Kepuasan Masyarakat yang dihitung berdasarkan IKM Kemenpan Nomor KEP/25/M.PAN/2/2004. Luaran yang ditargetkan adalah artikel yang akan published di Jurnal Nasional yaitu Jurnal Sosial Humaniora dengan TKT pada level 2. Berdasarkan hasil perhitungan Indeks Kepuasan masyarakat di Kecamatan Pasar Muara Bungo dikategorikan baik dilihat dari unsur-unsur pelayanan yang nilainya rata-rata 2,46 . Kemudian terdapat dua unsur pelayanan yang dikategorikan sangat baik diantaranya prosedur pelayanan, dan keamanan pelayanan. Namun ada empat unsur yang sering dikeluhkan masyarakat yaitu kedisiplinan petugas pelayanan yang masih kurang baik dan kecepatan pelayanan petugas yang juga masih&nbsp; kurang baik, kurang bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan serta kurang adil dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Pasar Muara Bungo.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/690 Damai Tanpa Bullying Di Sekolah Menurut Perspektif Guru Agama di Kota Tarakan 2020-05-03T17:30:20+07:00 Israpil Israpil israpilpenda@gmail.com <p>Tulisan ini hadir dan terinspirasi dari kegiatan pengembangan pembuatan modul budaya damai dengan tema 101 cara mengatasi <em>bullying</em> di sekolah yang diselenggarakan oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Pembahasan utama dalam kegiatan tersebut adalah <em>bullying </em>dari perspektif guru agama<em>.</em> Kegiatan pengembangan ini dilakukan selama 12 hari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Setiap tahapan tersebut peneliti mengumpulkan datanya melalui wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Adapun sasaran penelitian ini adalah guru agama di SMA dan MA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan budaya damai di sekolah adalah salah satu bentuk untuk meminimalisir tindakan bully di sekolah. Guru agama dipandang mampu untuk mengarahkan peserta didiknya mengamalkan budaya damai tanpa bully di sekolah menurut persepektifnya masing-masing. Guru agama Islam, memandang bahwa kegiatan bully di sekolah tidak dibenarkan, hal ini telah dijelaskan di dalam Al-Qurán Surah Al-Hujarat:11, antara lain isinya dilarang mencela dan merendahkan antara sesame ciptaan Tuhan. Guru Agama Kristen, memandang bahwa peserta didik perlu memaknai damai itu sendiri, terutama dikaitkan dalam Al-Kitab Surat Matius 22:35 dan Yohanes 14:27. Guru Agama Katolik memandang bahwa pemahaman budaya damai dan toleransi kepada peserta didik dengan menonton dan menyimak youtube terkait indahnya damai, dan mendiskusikan Firman Tuhan: tentang gambar dan rupa Allah dalam kejadian I ayat 26-28. Guru Agama Budha member pemahaman kepada peserta didiknya dengan cara brain storming dengan konsep <em>meta</em> (cinta kasih). Materi pembelajaran tersebut akan di aplikasikan dalam mata pelajaran pendidikan agama dan budi pekerti, baik dalam proses pembelajaran di dalam kelas maupun di luar kelas.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/691 Interferensi Bahasa Bugis terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Siswa SMP dalam Berkomunikasi 2020-05-03T17:41:33+07:00 Sri Wahyuni yuni_core@yahoo.com Ahmad Ghazali Samad yuni_core@yahoo.com <p>Pentingnya penelitian ini berdasarkan pada keadaan yang mengharuskan bahwa dalam proses pembelajaran bahasa yang baik haruslah berbahasa sesuai dengan kaidah. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk interferensi bahasa Bugis terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang digunakan oleh siswa SMP di kecamatan Pammana dalam berkomunikasi serta memaparkan dampak dari interferensi bahasa bugis terhadap kemampuan berkomunikasi siswa SMP di kecamatan Pammana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melakukan dialog langsung dengan siswa, mengamati para siswa dalam berkomunikasi baik dalam proses pembelajaran. Adapun hasil penelitian ini adalah ada kecenderungan bagi siswa SMP Negeri 1 Pammana untuk melakukan interferensi bahasa Bugis ketika berkomunikasi atau bertutur dalam bahasa Indonesia, hal ini dilakukan bahkan pada saat situasi formal, dan hal ini tentunya menyimpang dari kaidah bahasa Indonesia.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/692 Peran Lingkungan Kerja Fisik, Non Fisik dan Keadilan Interaksional dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Departemen Marketing Communication PT Trans Kalla Makassar 2020-05-03T17:47:18+07:00 Ilham Safar Ilhamsafar25@gmail.com Abdul Samad A Ilhamsafar25@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik serta keadilan interaksional terhadap kinerja karyawan Departemen <em>Marketing Communication </em>PT Trans Kalla Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder, data primer penelitian ini diperoleh dari kuisioner yang dibagikan kepada karyawan, data sekunder dari literatur. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa lingkungkan kerja fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, lingkungan kerja non fisik berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, keadilan interaksional berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, dan lingkungan kerja&nbsp;&nbsp; fisik dan non fisik serta keadilan interaksional secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/693 Rancang Bangun Alat Penyiraman Dan Pemupukan Tanaman Secara Otomatis Dengan Sistem Monitoring Berbasis Internet Of Things 2020-05-03T17:57:17+07:00 Vina Septiana Windyasari vswindyasari@unis.ac.id Pandu Azas Bagindo vswindyasari@unis.ac.id <p>Saat ini penyiraman yang dilakukan oleh pemilik tanaman masih menggunakan cara manual yaitu seseorang harus memegang sebuah selang sambil menunggu dan mengarahkan air yang keluar dari selang kepada tanamannya atau menggunakan sebuah wadah yang berisi air lalu menyiramnya satu – persatu. Begitupun dengan pemupukannya, seseorang harus membawa sebuah wadah yang berisi pupuk dan menebarnya kepada tanamannya. Namun, terkadang seseorang tidak mempunyai waktu untuk melakukan hal demikian. Oleh karena itu dibuatlah sebuah alat penyiraman dan pemupukan tanaman secara otomatis. tujuannya agar alat ini dapat membantu pemilik tanaman dalam melakukan penyiraman dan pemupukan pada tanamannya. Selain itu, tanaman yang sudah membutuhkan air bisa mendapatkan air dengan tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun sebuah alat yang dapat menyiram dan memberi pupuk pada tanaman secara otomatis, serta memonitoring sensor kelembapan tanah. Proses penyiraman tanaman dapat dilakukan apabila waktu sudah sesuai dengan jadwal penyiraman yang telah ditentukan, yaitu pompa akan aktif setiap pukul 08:00 dan 16:00. Lalu proses pemupukan dilakukan selama 10 detik pada hari dan jam yang sudah ditentukan. Alat penyiraman dan pemupukan tanaman ini dapat di monitoring dengan LCD 1602 dan <em>smartphone</em>, juga menggunakan beberapa komponen seperti Wemos D1, <em>Soil Moisture</em> <em>Sensor, Real Time Clock, </em>Relay, LCD 1602, dan Motor Servo.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/694 Pengembangan Industri Pengolahan Hasil Perikanan Laut Berkelanjutan Kabupaten Lingga 2020-05-03T18:06:17+07:00 Ophirtus Sumule batutuo@yahoo.com Wisman Indra Angkasa batutuo@yahoo.com <p>Kabupaten Lingga mempunyai potensi hasil perikanan laut cukup besar karena <u>+</u> 96 persen wilayahnya merupakan perairan laut. Tingkat pemanfaatan produk perikanan laut masih sangat terbatas dan belum optimal. Selama ini karena tidak ada industri dan pelabuhan perikanan maka produk hasil perikanan laut di ekspor langsung ke Singapura melalui pengusaha yang berada di Batam dan Tanjung Pinang sehingga tidak berdampak kepada peningkatan pendapatan daerah. Isu strategis dan permasalahan perikanan laut Kabupaten Lingga lainnya adalah (1) belum optimalnya pertumbuhan PDRB dari perikanan laut, (2) rendahnya hasil pengolahan perikanan laut, (3) nelayan masih hidup dalam garis kemiskinan. Tujuan kegiatan untuk mengembangkan industri pengolahan produk hasil perikanan laut di Kabupaten Lingga. Metode pelaksanaan kegiatan adalah melakukan analisis jenis dan lokasi industri, penyusuan DED dan pembangunan industri. Hasil kegiatan adalah (1) skenario jenis industri yang layak secara ekonomis dan teknologi untuk dikembangkan berdasarkan analisis rantai pasok ketersediaan bahan baku dan pasar agar berkelanjutan yaitu industri pembekuan ikan, pengolahan ikan fillet, daging lumat, fish jelly dan tepung ikan. Lokasi industri terpilih di Kecamatan Sei Tenan. Dibutuhkan juga pelabuhan perikanan terintegrasi yang mempunyai daya tarik bagi nelayan Lingga yang selama ini menjual ikannya ke Kota Batam dan Tanjung Pinang dapat beralih ke Kabupaten Lingga.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/695 Upaya Peningkatan Keluarga Melalui Proses Pembaruan Olah Jamur Di Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan 2020-05-03T18:26:47+07:00 Andi Hamsiah hamsiahmtq@yahoo.com Asdar Asdar hamsiahmtq@yahoo.com <p>Jamur tiram sangat potensial untuk dijadikan usaha dengan nilai ekonomis yang cukup tinggi, baik untuk pasar lokal maupun pasar antar daerah dan kemungkinan juga dapat menembus pasar lintas nusantara. Pegolahan jamur tiram sebagai makanan yang inoatif memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Pembudidayaan jamur dan pembaharuan variasi kelolah menjadi mata pencaharian masyarakat bila dilakukan pengolahan secara profesional, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun sumber pendapatan yang sangat membantu untuk menambah biaya pendididikan anak-anak mereka. Dengan melihat kurangannya olahan makanan jamur tiram, maka dilakukan pembaharuan olahan jamr yaitu jamur krispi, nugget jamur, bakso jamur&nbsp; dan otak-otak jamur. Perkembangan atau pembaharuan olahan makanan dari bahan dasar jamur dapat menambah variasi menu alternatif yang berasal dari bahan jamur. Jamur merupakan jenis tumbuhan yang mengandung&nbsp; vitamin D, yang memiliki andil dalam pengaturan siklus pertumbuhan sel, yang dapat mencegah pertumbuhan sel kanker. Mineral selenium yang terdapat pada jamur&nbsp; dapat mempengaruhi fungsi enzim hati&nbsp; dan dapat membantu detoksifikasi&nbsp; zat&nbsp; penyebab kanker..&nbsp; Oleh karena itu, penenlitian ini sejalan dengan program pemerintah yaitu program Indonesia sehat. Sesuai dengan target dan luaran yang dicapai dalam pengabdian ini adalah menciptkan suatu inovasi baru dari segi rasa dan dari segi pelabelan hak paten&nbsp; usaha yang sedang digeluti oleh sebagian masyarakat yang ada di Kelurahan Bitowa, sehingga produksi olahan jamur krispi, nugget jamur dan bakso jamur ini memberi tampilan baru yang menarik dan sedikit elegan dengan memanfaatkan semiotika bahasa yang dapat menjadi ikon produksi, yang tidak terdapat pada produksi yang lain.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/696 Peningkatan Usaha Ayam Buras Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Kelurahan Tuguwaji Kecamatan Tidore Kota Tidore Kepulauan 2020-05-03T18:43:56+07:00 Husain Kasim husain.nuku@yahoo.com Hakim Hakim husain.nuku@yahoo.com <p>Ayam kampung atau ayam buras sudah banyak dikenal oleh masyarakat dan banyak dibudidayakan di pedesaan. Karena perawatannya tergolong mudah, daya tahan hidupnya cukup tinggi, adaptasi dengan lingkungan dan makanan mudah serta banyak digemari masyarakat karena baik daging maupun telurnya memiliki cita rasa yang lebih disukai dibandingkan ayam ras. Secara umum, ayam kampung masih banyak dipelihara secara ekstensif-tradisional atau umbaran walaupun sudah ada beberapa peternak yang membudidayakannya secara intensif, namun jumlahnya masih sedikit. Hal ini dapat dilihat dari jumlah populasi ayam kampung yang jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan ayam ras baik secara nasional maupun yang ada di Kota Tidore Kepulauan pada khususnya dan Provinsi Maluku Utara pada Umumnya. Rendahnya tingkat produksi ayam kampung disebabkan oleh beberapa faktor seperti tingkat pertumbuhannya yang relatif lebih lambat bila dibandingkan dengan ayam ras, terbatasnya manajemen pemeliharaan dan tingginya variasi genetik pada ayam kampung itu sendiri sehingga masih banyak peternak yang kurang membudidayakannya terutama untuk penghasil daging dan telur. Padahal, bila ayam kampung ini dibudidayakan secara intensif dengan pemberian pakan yang baik dan teratur, pertumbuhan ayam jauh lebih cepat dibandingkan dengan pola pemeliharaan ala kadarnya atau umbaran, disisi lain kebutuhan masyarakat akan telur dan daging ayam kampung semakin meningkat. Sehingga ini menjadi peluang usaha yang menggembirakan.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/697 PKM Kelompok Usaha Kue Tradisional Lapis Tidore di Kecamatan Tidore Kota Tidore Kepulauan Propinsi Maluku Utara 2020-05-03T18:54:17+07:00 Muhammad Hi Hasan mirnandamuzniati@gmail.com Haris Mahmud mirnandamuzniati@gmail.com <p>Banyak masyarakat Indonesia yang kurang peka tentang lingkungan sekitarnya yang bisa menjadi peluang usaha, hal itu disebabkan karena kurang dalam memanfaatkan sumber daya yang ada dan kurangnya ilmu yang mengakibatkan pengusaha yang ada di Indonesia masih sangat sedikit. Oleh sebab itu lapangan kerja dan penggangguran banyak sekali di Indonesia..Dengan berwirausaha adalah salah satu cara untuk mengatasi masalah perekonomian dan pengangguran yagn ada di Indonesia. Cara untuk berwirausaha pun banyak sekali, bisa dengan mengolah bahan-bahan mentah menjadi setengah jadi atau barang setengah jadi diproduksi menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi. Maka daripada itu kami memiliki ide untuk mengajak ibu-ibu rumah tangga membuka usaha yang memiliki nilai jual tinggi yakni memproduksi dan menjual penganan Kue Lapis Tidore, yang memanfaatkan tepung terigu, telur ayam, gula pasir dan gula merah sebagai bahan dasarnya. Kami mengajak ibu-ibu Rumah Tangga setempat untuk membuat kue Lapis Tidore&nbsp; menjadi sebuah kue yang bisa dijual dengan harga yang pantas.Ngomongin panganan, baik itu berat atau camilan, pasti condong ke beberapa aspek dari daerah asalnya, seperti dominasi bahan mentah yang mudah didapat, sejarah hidup masyarakat setempat, selera yang sudah terbangun dari jaman dahulu kala dan sebagainya. Di Tidore, yang kondisi geografisnya bercampur antara gunung dan ikan, ada panganan dengan kombinasi diantara keduanya. &nbsp;Ada beberapa yang penampakan luarnya mirip panganan dari daerah lain. &nbsp;Tapi walaupun terlihat mirip tentu saja diberikan nama berbeda dan dengan rasa yg (terkadang) juga sedikit dibedakan</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/698 PKM Pengembangan Agribisnis Peternakan Sapi untuk Peningkatan Pendapatan dan Produksi di Desa Oba Kecamatan Oba Utara 2020-05-03T19:00:48+07:00 Abdul Wahid Kama wahid.kamma@univ-nuku.ac.id Husain Kasim wahid.kamma@univ-nuku.ac.id <p>Kehidupan sosial masyarakat Desa Oba, Kecamatan Oba Utara yang sebagian masyarakat masih tergolong menengah kebawah tingkat kesejahteraan dan untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup perlu adanya upaya yang secara terencana di lakukan guna memberdayakan masyarakat. Sapi potong merupakan salah satu komoditas sektor pertanian yang perlu mendapat perhatian mengingat komoditas ini sangat berperan penting untuk meningkatkan pendapatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama dari hasil penjualan ternak/daging serta pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk kandang atau pupuk non organik.&nbsp; Melihat kenyataan hidup masyarakat yang pada umumnya berpengahsilan rendah sebagai penerima dampak langsung dari kemiskinan&nbsp; memotivasi pemerintah untuk berbuat lebih banyak untuk mengeluarkan masyarakat dari belenggu kemiskinan dan kebodohan melalui kegiatan-kegiatan yang berhasil pemberdayaan masyarakat perdesaan dengan program-program pemerintah yang menyentuh langsung pada akar permasalahannya sehingga dapat mengeluarkan mereka dari belenggu kemiskinan untuk dapat meningkatkan taraf hidup yang lebih baik lagi. Didukung oleh lingkungan dan kondisi alam yang masih hijau maka usaha yang cocok untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat adalah usaha peternakan sapi.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/699 Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Penghambatan Enzim Α-Glukosidase Daun Sukun (Artocarpus Altilis (Parkinson) Fosberg) 2020-05-03T19:09:52+07:00 Muhammad Irwan irwanmuhammad776@yahoo.co.id Gemini Alam irwanmuhammad776@yahoo.co.id Herlina Rante irwanmuhammad776@yahoo.co.id <p>Tumbuhan sukun (<em>Artocarpus altilis</em> (Parkinson) Fosberg) banyak ditemui di Indonesia dan digunakan secara empiris oleh masyarakat sebagai obat antidiabetes. Dari penelitian sebelumnya, diketahui bahwa ekstrak etanol daun <em>Artocarpus altilis</em> (Parkinson) Fosberg) pada fraksi etil asetat memiliki aktivitas anti diabetes melalui mekanisme penghambatan enzim α-glukosidase. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase yang paling baik antara daun sukun kuning dan daun sukun hijau, serta mengidentifikasi kandungan senyawa pada daun sukun. Daun sukun kuning dan hijau masing-masing diekstraksi menggunakan metode maserasi secara bertingkat menggunakan pelarut n-hexan dan etanol 70% lalu ekstrak yang diperoleh, diamati profil KLT nya dan dilakukan pengujian aktivitas penghambatan enzim alfa glukosidase lalu diidentifikasi kandungan kimianya. Hasil identifikasi fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sukun hijau positif mengandung alkaloid, flavonoid, triterpen/steroid, polifenol sedangkan daun sukun kuning mengandung flavonoid dan triterpen/steroid. Hasil pengujian penghambatan aktivitas enzim α-glukosidase menunjukkan bahwa etanol daun sukun (<em>Artocarpus altilis</em> (Parkinson) Forberg) kuning dan ekstrak etanol daun sukun hijau memiliki aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase paling baik dengan nilai IC50 sebesar 9,07 dan 11,01 dibandingkan dengan IC50 ekstrak n-heksan daun sukun kuning dan ekstrak n-hexan daun sukun hijau sebesar 16,16 dan 23,24 sedangkan acarbose paling baik dari semua sampel dengan nilai IC50 sebesar 6,79.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/700 Penetapan Kadar Fenolat Total Dan Aktivitas Antioksidan Dari Ekstrak Daun Nyireh (Xylocarpus granatum) Secara Spektrofotometri Uv-Vis 2020-05-03T19:18:37+07:00 Suhaera Suhaera esuhaera@gmail.com Suci Fitriani Sammulia esuhaera@gmail.com Intan Arischa esuhaera@gmail.com <p>Senyawa antioksidan yang berasal dari alam sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Salah satu tanaman yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan adalah daun nyireh (Xylocarpus granatum). Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan ekstrak daun nyireh (Xylocarpus granatum) sebagai antioksidan dan mengukur kandungan fenolat total. Sampel yang digunakan berupa ekstrak etanol, ekstrak etil asetat, dan esktrak n-heksan daun nyireh (Xylocarpus granatum). Metode yang digunakan yaitu metode Folin-Ciocalteu untuk menentukan kadar senyawa fenolat total dan metode FRAP untuk menentukan aktivitas antioksidan. Kandungan fenolat total ekstrak etanol, etil asetat, dan n-heksan secara berturut – turut yaitu 254,4733 mg/g; 362,0534 mg/g; dan 59,2354 mg/g. Hasil aktivitas antioksidan pada daun nyireh (Xylocarpus granatum) ekstrak etanol, etil asetat, dan n-heksan secara berturut – turut adalah 1,63 mmol/100 g; 6,55 mmol/100 g; dan 0,56 mmol/100 g.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/701 Uji Toksisitas Sub Akut Pemberian Kombinasi Ekstrak Air Daun Kacang Pagar (Phaseolus lunatus L.) Dan Daun Paria (Momordica charantia L.) Terhadap Fungsi Hati Dan Bobot Badan Tikus Putih (Rattus norvegicus) 2020-05-03T19:31:21+07:00 Aminullah Aminullah aminullahygeia@yahoo.co.id Sukamto S Mamada aminullahygeia@yahoo.co.id Rosany Tayeb aminullahygeia@yahoo.co.id Wa Nilanian Sari Ilhas aminullahygeia@yahoo.co.id <p>Penggunaan obat tradisional semakin banyak digunakan oleh masyarakat diantaranya daun kacang pagar dan daun pare. Namun data ini belum ditunjang dengan tersedianya data keamanan penggunaan kombinasi ekstrak tersebut terhadap organ hati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui toksisitas kombinasi ekstrak air daun kacang pagar (Phaseolus lunatus L.) dan daun paria (Momordica charantia L.) terhadap bobot badan, kadar SGOT, SGPT dan histologi hati tikus putih (Rattus norvegicus). Hewan coba dibagi dalam 7 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 3 ekor tikus, kelompok 1 (kontrol negatif) tanpa diberi perlakuan, kelompok 2 diberi larutanNa CMC 1%, kelompok 3 diberi larutan obat profertil, kelompok 4 diberi suspensi ekstrak kacang pagar 100 mg/kgBB, kelompok 5 diberi suspensi ekstrak paria 100 mg/kgBB, kelompok 6 diberi suspensi kombinasi ekstrak 50 mg/kgBB, dan kelompok 7 diberi kombinasi ekstrak 100 mg/kgBB secara oral selama 21 hari. Bobot badan tikus diukur hingga hari ke-21. Pada hari ke-22 dilakukan pengambilan darah dan pembedahan untuk diambil organ hatinya.Sampel darah kemudian dibuat serum dan diukur kadar SGOT/SGPT menggunakan Humalyzer. Organ hati selanjutnya dibuat preparat dengan pewarnaan HE (Hematoxylin eosin) dan diamati dibawah mikroskop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot badan tikus tidak mengalami perubahan yang signifikan dan kadar SGOT/SGPT masih dalam batas nilai normal. Hasil pewarnaan HE menunjukkan tidak terjadinya gangguan pada fungsi hati. Disimpulkan bahwa pemberian kombinasi ekstrak air daun kacang pagar (Phaseolus lunatus L.) dan daun paria (Momordica charantia L.) aman digunakan pada tikus putih (Rattus norvegicus)</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/702 Formulasi Gel Lendir Ikan Gabus (Channa Striata) dan Uji Efektivitas Sebagai Obat Luka Bakar Pada Kelinci (Oryctolagus Cuniculus) 2020-05-04T06:39:23+07:00 Safaruddin Safaruddin safar_patimpeng@yahoo.com Nur Adlia Ali Safitri safar_patimpeng@yahoo.com Besse Yuliana safar_patimpeng@yahoo.com Imran Firman safar_patimpeng@yahoo.com <p>Luka bakar adalah bentuk kerusakan atau kehilangan jaringan yang disebabkan kontak dengan&nbsp; sumber panas. Cara untuk mempercepat penyembuhan&nbsp; jaringan&nbsp; yaitu&nbsp; penggunaan&nbsp; albumin yang berfungsi mengatur tekanan osmotik plasma agar tidak terjadi asites, membantu metabolisme&nbsp; transport berbagai obat-obatan. Telah di lakukan penelitian formulasi sediaan gel lendir ikan gabus (<em>Channa striata</em>) memiliki kandungan albumin yang berfungsi mengatur tekanan osmotik di dalam darah&nbsp; dibutuhkan untuk penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas formulasi sediaan gel dengan variasi konsentrasi 5%, 10%, 15% lendir ikan gabus (C<em>hanna striata</em>) untuk pengobatan luka bakar pada kelinci (<em>Oryctollagus cuniculus</em>) yang di induksikan plat panas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode <em>experimental</em> dan <em>the one group pratest, posttest. </em>Tiap kelinci diberi 2 perlakuan&nbsp; dengan menggunakan plat panas&nbsp; yang berukuran 20 mm. Pengukuran diameter luka di lakukan hari ke 1 - 7. Hasil uji sediaan gel lendir ikan gabus dengan&nbsp; konsentrasi 5% memiliki diameter luka 0,2 mm, 10% 0,0 mm dan 15% 0,0 mm pada hari ke 7. Kesimpulan yaitu formula sediaan ekstrak gel lendir ikan gabus (<em>Channa striata</em>) efektif pada penyembuhan luka bakar pada konsentrasi eksrak&nbsp; 5%,10%, 15%.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/703 Analisis Daya Hambat Esktrak Etanol Daun Miana (Coleus atropurpureus) terhadap Staphylococcus aureus dan Vibrio Cholera 2020-05-04T14:55:50+07:00 Anita Anita anitadinar1983@gmail.com Mujahidah Basarang anitadinar1983@gmail.com Dewi Arisanti anitadinar1983@gmail.com Andi Fatmawati anitadinar1983@gmail.com <p>Miana (<em>Coleus atropurpureus</em>) merupakan tanaman yang sangat berkhasiat, dimana daunnya mengandung tanin, steroid,alkaloid, kumarin,minyak atsiri, saponin, flavonoid dan polivenol, zat-zat alkaloida, mineral serta sedikit lendir yang mempunyai khasiat untuk meredakan rasa nyeri, sebagai agen anti-inflamasi, antioksidan, antibakteri, dan&nbsp; mempercepat penyembuhan luka. Akibat penggunaan antibiotik yang irrasionalterjadi &nbsp;peningkatan resistensi bakteri terhadap antibiotik dan toksisitas beberapa antibiotik terhadap tubuh. Oleh karena itu pada&nbsp; penelitian ini dilakukan uji&nbsp; efektifitas ekstrak daun miana (<em>Coleus atropurpereus) </em>terhadap pertumbuhan <em>Staphylococcus</em> aureus dan <em>Vibrio cholera. </em>Penelitian in merupakan penelitian eksperimental laboratorium yang dilaksanakan di Laboratorium Fitokima, Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia, dan Laboratorium Bakteriologi, Prodi Teknologi laboratorium Medis, Politeknik Kesehatan Muhammdiyah Makassar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun miana (<em>Coleus atropurpereus)</em> dapat menghambat pertumbuhan <em>Staphylococcus</em><em> aureus</em> yaitu 15.62 mg/ml sebesar&nbsp; 6.8 mm, 31.25 mg/ml sebesar&nbsp; 10.3mm , 62.5 mg/m sebesar 11.6 mm,&nbsp; 125 mg/ml sebesar 14.6 mm, dan 250 mg/ml sebesar 19 mm, kontrol positif ( tetrasiklin 50 mg/ml ) sebesar&nbsp; 20 mm, kontrol negatif 0 mm. Sedangkan untuk &nbsp;<em>Vibrio cholera</em> tidak terbentuk zona hambat.&nbsp; Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa ekstrak daun miana (<em>Coleus atropurpureus</em>) memiliki kemampuan dalam menghambat pertumbuhan <em>Staphylococcus aureus </em>tetapi tidak dapat menghambat pertumbuhan <em>Vibrio cholera</em></p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/704 Hubungan Kebiasaan Minum Teh Setelah Makan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Pallangga 2020-05-04T15:03:30+07:00 Rosita Rosita rositapasse88@gmail.com Sumarni Sumarni rositapasse88@gmail.com Raudatul Jannah H rositapasse88@gmail.com <p>Kebiasaan Minum teh sudah menjadi budaya bagi penduduk dunia. Teh mengandung Zat tanin yang dapat mengikat zat besi sehingga sulit diserap oleh tubuh dan menyebabkan terjadinya anemia pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan &nbsp;kebiasaan minum teh dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Pallangga tahun 2018. Jenis Penelitian ini adalah penelitian Analitik Observasional dengan rancangan cross sectional, yang dilakukan di Puskesmas Pallangga Kabupaten Gowa. Tekhnik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel berjumlah 38 orang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi yang telah ditetapkan. Data diuji secara statistik dengan uji chi square. Dari penelitian ini didapatkan sampel sebanyak 38 responden yang memilki kebiasaan minum teh sebanyak160 orang, terdiri dari 13 (81,2%) yang anemia, dan 3 (18,8%) yang tidak anemia, sedangkan yang tidak konsumsi teh sebanyak 22 (57,9%) terdapat 9 (40,9%) yang mengalami anemia dan 13 (51,9%) yang tidak anemia. DiPeroleh hasil Uji Chis Quare menunjukkan nilai ρ = 0,031&lt; α (0,05) yang berarti terdapat hubungan kebiasaan minum teh setelah makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Pallangga. Semakin terbiasa minum teh setelah makan, maka semakin besar peluang terjadinya Anemia</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/705 Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Produksi ASI pada Ibu Postpartum di Ruang Nifas Rumah Sakit Umum Daerah Prof Aloei Saboe Kota Gorontalo 2020-05-04T15:48:27+07:00 Magdalena Magdalena s.sujawaty@yahoo.co.id Martha Tompunuh s.sujawaty@yahoo.co.id Sri Sujawaty s.sujawaty@yahoo.co.id <p>Provinsi Gorontalo memiliki persentase proses menyusui pada anak umur 0-23 bulan dengan kategori 42,7%, IMD menyusu 1-6 jam 35 %, menyusui 7-23 jam 1,8%, menyusui 24-47 jam 6%, serta menyusui lebih dari 48 jam 8,9%. Melalui pijat oksitosin diharapkan bias meningkatkan hormone oksitosin untuk pengeluaran ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas. Jenis penelitian ini adalah pre eksperimen semu dengan pendekatan <em>one shot posttest only</em>. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah Profesor Aloei Saboe Kota Gorontalo sejak bulan Juli sampai bulan September 2019. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah <em>purposive sampling</em>. Jumlah ibu nifas yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 32 orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi untuk mengamati tanda-tanda pengeluaran ASI berupa payu dara teraba tegang dan pengeluaran kolostrum. Ibu yang belum ada pengeluaran ASI, akan dilakukan perlakuan pijat oksitosin dan selanjutnya akan diamati tanda-tanda pengeluaran ASI. Hasil analisis data dengan uji Chi Square untuk analisis univariat, diperoleh <em>p value </em>= 0,757 untuk&nbsp; variable umur dan <em>p value </em>= 0,630 untuk variable paritas. Adapun hasil analisis bivariate pengeluaran ASI ditemukan <em>p value = </em>0,01 yang menunjukkan variable kenyamanan ibu yang ditunjukkan dengan <em>p value </em>= 0,23. Sehingga disimpulkan bahwa ada pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI dengan indikasi pengeluaran ASI</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/706 Pengaruh Menarche dan Lamanya Haid Terhadap Peningkatan Kejadian Dismenorea Primer 2020-05-16T17:43:14+07:00 Rahayu Eryanti Kusniyanto rahayueryanti@gmail.com Waode Suiyarti waodesuiyarti@gmail.com <p>Dismenorea adalah nyeri pada daerah abdominal yang berasal dari kekuatan kontraksi uterus yang terjadi pada waktu selama ataupun sebelum menstruasi. Dismenorea dapat disertai dengan rasa mual, muntah, diare dan kram, sakit seperti kolik diperut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Menarche dan lamanya Haid terhadap peningkatan kejadian Dismenorea Primer. Penelitian ini menggunakan desain penelitian survey analitik dengan pendekatan&nbsp; <em>crossectional study</em>. Populasi pada penelitian ini adalah Mahasiswa tingkat II Prodi DIII Kebidanan Universitas Megarezky yaitu 110 Mahasiswa, Sampel pada penelitian ini sebanyak 40 Mahasiswa. Berdasarkan Uji <em>Chi-Square </em>didapatkan bahwa ada Hubungan antara Menarche dan Kejadian Dismenorea Primer (<em>ρ = </em>0,031) dan ada hubungan antara lamanya Haid dengan Kejadian Dismenorea (<em>ρ = 0.027</em>). Kesimpulan dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada pengaruh antara menarce dini dan Lama menstruasi terhadap dismenorea primer</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/707 Efektivitas Pijat Laktasi Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Post Partum Di BPM Suriyanti 2020-05-04T16:05:34+07:00 Nulqalbi Sampara nurqalbisr@gmail.com Jumrah Jumrah nurqalbisr@gmail.com Rahayu Eryanti Kusniyanto nurqalbisr@gmail.com <p>Salah satu cara untuk mengurangi ketegangan dan memberikan perasaan rileks yang dapat berdampak positif pada peningkatan produksi ASI karena Refleks letdown yaitu pijat laktasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat laktasi terhadap produksi ASI pada ibu post partum di BPM Suriyanti Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Eksperimen (Quasi Eksperimental) dengan pendekatan Post Test Only. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar ceklist dan diolah dengan uji statistic yakni uji independen sample T-test dengan menggunakan spss versi 23. Hasil analisa menunjukkan pengaruh pijat laktasi terhadap produksi ASI pada ibu post partum diperoleh pvalue= 0.000 lebih kecil dari nilai α=0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian ada pijat laktasi efektif terhadap produksi ASI pada ibu post partum</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/708 Pengaruh Kombinasi Pijat Woolwich Dan Endophine Terhadap Kelancaran ASI Pada Ibu Post Partum Di RSUD Labuang Baji 2020-05-04T16:11:19+07:00 Fadjriah Ohorella riaoreals@yahoo.com Nurqalbi Sampara nurqalbisr@gmail.com Hasriani Hasriani riaoreals@yahoo.com <p>Pemijatan ini diberikan pada ibu postpartum dapat memberikan rasa tenang dan nyaman sehingga pada masa laktasi dapat meningkatkan respon <em>hipofisis posterior</em> untuk memproduksi hormone oksitosin yang dapat meningkatkan <em>let down reflex.</em>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi pijat woolwich dan endorphine terhadap kelancaran ASI. Jenis penelitian yang digunakan adalah <em>Quasy Eksperiment</em> dengan pendekatan one group pre test post test. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas pada bulan Maret - Mei tahun 2018. Sampel dalam penelitian ini yaitu ibu nifas yang dan berada di RSUD Labuang Baji Makassar pada bulan Maret - Mei tahun 2018 sebanyak 34 orang dengan teknik pengambilan sampel <em>Purposive Sampling, </em>didapatkan hasil nilai <em>P</em> 0,004 lebih kecil dari nilai α = 0,05 yang berarti punya hubunga yang bermakna antara kombinasi pijat <em>woolwich</em> dan pijat <em>endorphine</em> terhadap kelancaran ASI</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/709 Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 6-12 Bulan Di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar 2020-05-04T16:20:45+07:00 Rismawati Rismawati rismawati.megareski@gmail.com Nahira Nahira rismawati.megareski@gmail.com Nuraeni Nuraeni rismawati.megareski@gmail.com <p>Tidur adalah hal yang sangat cukup penting bagi anak. Pada bayi tidur mungkin bisa memberi&nbsp; kontribusi pada perkembangan otak, menjaga&nbsp; dan&nbsp; mengatur&nbsp; semua&nbsp; kemampuan&nbsp; yang&nbsp; luar&nbsp; biasa&nbsp; dan&nbsp; informasi&nbsp; yang mereka&nbsp; serap&nbsp; setiap&nbsp; hari. Pijat bayi merupakan terapi&nbsp; sentuh&nbsp; yang&nbsp; sudah&nbsp; dikenal&nbsp; sejak&nbsp; lama&nbsp; dan&nbsp; diwariskan&nbsp; secara turun temurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 6-12 bulan&nbsp; di puskesmas kassi-kassi makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah <em>Pre Eksperimen </em>dengan rancangan <em>One Group Pre Post Test </em>dimana pengukuran pada variabel <em>Dependent (kualitas tidur) </em>&nbsp;dilakukan sebanyak 2 kali yaitu sebelum dilakukan pijat bayi dan setelah dilakukan pijat bayi. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi usia 6 - 12 bulan dengan jumlah&nbsp; sampel sebanyak 30. Sampel dalam penelitian ini yaitu bayi usia 6 - 12 bulan yang dan berada di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar pada bulan Maret - Juni denga jumlah sampel sebanyak 30 dengan teknik pengambilan sampel Teknik <em>Purposive Sampling, </em>didapatkan hasil nilai <em>ρ = 0,000 &lt; α = 0,05 </em>hal ini menunjukkan Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur pada bayi usia 6-12 bulan di Puskesmas Kassi-kassi Makassar</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/710 Pengaruh Terapi Pijat Oksitosin Terhadap Kelancaran Asi Pada Ibu Nifas Di Puskesmas Caile Kaupaten Bulukumba 2020-05-04T16:31:35+07:00 Nurhidayat Triananinsi nurhidayat.triana@gmail.com Jumrah Jumrah nurhidayat.triana@gmail.com Sutrani Syarif nurhidayat.triana@gmail.com Mukrimah Mukrimah nurhidayat.triana@gmail.com <p>Pijat &nbsp;oksitosin &nbsp;adalah &nbsp;pemijatan &nbsp;tulang&nbsp; belakang&nbsp; pada &nbsp;<em>costa &nbsp;</em>(tulang rusuk) ke 5-6 sampai ke <em>scapula </em>(tulang belikat) yang akan mempercepat kerja syaraf parasimpatis, merangsang <em>hipofise posterior </em>untuk mengeluarkan oksitosin, sehingga dapat meningkatkan pemancaran ASI dari kelenjar mammae. Tujuan dari &nbsp;penelitian &nbsp;ini &nbsp;adalah&nbsp; untuk &nbsp;mengetahui &nbsp;pengaruh &nbsp;terapi &nbsp;pijat &nbsp;oksitosin terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu nifas di Puskesmas Caile Kabupaten Bulukumba. Metode penelitian ini adalah eksperimental yaitu suatu prosedur yang dilakukan dengan memberikan perlakuan/intervensi pada subjek penelitian, rancangan yang digunakan adalah <em>posttest only control design. </em>Sampel di bagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Tempat penelitian di Puskesmas Caile pada bulan April - Mei 2019. Pengumpulan data dengan menggunakan intrumen penelitan yaitu lembar observasi. Hasil penelitian dari 30 responden yang dibagi dua kelompok pada kelompok kontrol terdapat 5 ibu nifas (33.3%) yang pengeluaran ASInya lancar dan 10 responden (66.7%) yang tidak lancar, sebaliknya pada kelompok intevensi menjunjukkan 13 responden (86.7%) yang mengalami pengeluaran ASInya lancar sedangkan 2 ibu nifas (13.3%) yang tidak lancar. Pengujian menggunakan uji <em>Mann Whitney U</em>, dengan hasil <em>Asymp. Sig. (2-tailed) </em>0.003&lt;  0.05 atau 5%. Dengan demikian Ho di tolak yang artinya ada pengaruh pijat oksitosin pada ibu nifas terhadap kelancaran ASI di Pukesmas Caile Kabupaten Bulukumba</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/711 Analisis Perkembangan Motorik Kasar Dengan Pemberian Bedong Pada Bayi Umur 3 Bulan 2020-05-04T16:51:23+07:00 Jumrah Sudirman jumrah.mega.rezky@gmail.com Nurhidayat Triananinsi nurhidayat.triana@gmail.com Nurqalbi Sampara nurqalbisr@gmail.com Andi Pahrisal jumrah.mega.rezky@gmail.com <p>Secara ilmiah, penggunaan bedong justru dapat menghambat perkembangan motorik bayi karena sejak bayi lahir hingga usia tertentu bayi tidak mendapatkan kesempatan bergerak bebas dan tidak mendapat stimulasi gerak dari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lama pemberian bedong terhadap perkembangan motorik kasar pada bayi umur 3 bulan. Jenis penelitian ini adalah <em>obsevasional</em> dengan desain penelitian Cross Sectional Study. Populasinya adalah semua bayi yang berumur 3 bulan yang dating melakukan pemeriksaan di wilayah kerja Puskesmas Antang Perumnas&nbsp; Makassar. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 65 bayi . Adapun sampel dalam penelitian ini sebanyak 59 responden dengan pengambilan sampel dengan tekhnik <em>proposiv sampling</em>. Data dianalisis dengan <em>uji chi square</em> (x²). Dari hasil penlitian ini diperoleh nilai <em>P Value 0,000 </em>&lt;(α)<em>=</em>0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Perkembangan motorik kasar pada bayi umur 3 bulan dipengaruhi oleh lama pemberian bedong. Maka perlu dilakukan sosialisasikan bagi ibu hamil dan nifas mengenai perawatan bedong yang berpengaruh pada perkembangan motorik pada bayi</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/712 Hubungan Masa Kerja, Frekuensi Dan Durasi Paparan Anestesi Isofluran Dengan Gangguan Kesuburan Perawat Kamar Operasi 2020-05-04T17:16:01+07:00 Rika Handayani rikhahandayani10@gmail.com Sutrani Syarif rikhahandayani10@gmail.com Ani T Prianti anhyanhy401@gmail.com <p>Perawat kamar operasi merupakan salah satu tenaga kesehatan yang berisiko terpapar bahan kimia. Paparan gas anestesi halogenasi dapat mengakibatkan efek pada kesehatan reproduksi yaitu gangguan kesuburan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan masa kerja, frekuensi dan durasi paparan anestesi isofluran dengan &nbsp;gangguan kesuburan perawat kamar operasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah <em>cross sectional study</em> dengan besar sampel yaitu 32 responden. Teknik pengambilan sampel secara random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji <em>chi square.</em> Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara masa kerja dengan gangguan kesuburan (0.00&lt;0.05). ada hubungan frekuensi paparan dengan gangguan kesuburan (0.02&lt;0.05) dan ada hubungan durasi paparan anestesi isofluran dengan gangguan kesuburan perawat kamar operasi (0.03&lt;0.05). Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan&nbsp; bahwa masa kerja, frekuensi dan durasi paparan anestesi isofluran berhubungan dengan gangguan kesuburan perawat kamar operasi. Sehingga diharapkan pada petugas kesehatan dan keselamatan kerja di Rumah Sakit melakukan pemantauan lingkungan kerja secara periodik khususnya kesehatan reproduksi perawat kamar operasi</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/713 Pengaruh Kompres Panas Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dismenorea Primer Pada Mahasiswi Universitas Megarezky 2020-05-04T17:34:06+07:00 Ani T Prianti anhyanhy401@gmail.com Rika Handayani rikhahandayani10@gmail.com Rahmawati Rahmawati anhyanhy401@gmail.com <p>Dyesmenorrhea adalah gangguan menstruasi yang&nbsp; kerap&nbsp; dialami wanita sepanjang periode menstruasi. Dysmenorrhoe primer biasanya berjalan sesaat sebelum menstruasi hingga menstruasi hari ke satu atau ke tiga,ini adalah tipe yang paling umum dan dialami oleh 50%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres panas terhadap intensitas nyeri Dismenorea Primer, Desain penelitian yang digunakan adalah pra eksperimental dengan pendekatan one group pre test-post test., Populasinya 250 Mahasiswa . Sampel dalam penelitian berjumlah 31 mahasiswa. Teknik sampling yang digunakan random sampling. didapatkan hasil&nbsp; p=0.00&nbsp; p≤0.05 yang menunjukkan adanya pengaruh pemberian kompres panas terhadap nyeri haid sebelum dan sesudah diberikan perlakuan terapi.Dalam penelitian ini bisa disimpulkan bahwa dengan terapi pemberian kompres panas dapat menurunkan dan meredakan nyeri pada saat haid (dismenorea)</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/714 Perbandingan Antara Posisi Miring Dengan Posisi Setengah Duduk Terhadap Lama Kala II Ibu Inpartu 2020-05-04T17:51:17+07:00 Hasriani Saleng hasriani.asni863@gmail.com Fadjriah Ohorella riaoreals@yahoo.com Ika Gusriani hasriani.asni863@gmail.com <p>Pemilihan posisi persalinan dan kelahiran memiliki pengaruh penting terhadap kenyamanan ibu selama proses persalinan, serta berpengaruh pada efektifitas kemajuan persalinan kala II. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen statis group comparison, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan data primer melalui observasi. Sampel penelitian adalah semua ibu bersalin dengan asuhan persalinan normal, dibagi dalam 2 kelompok yaitu kelompok dengan posisi persalinan miring sebanyak 15 responden dan kelompok dengan posisi persalinan setengah duduk sebanyak 15 responden. Analisa data menggunakan uji independent sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata lamanya kala II pada kelompok posisi persalinan setengah duduk adalah 36,67 menit, sedangkan nilai rata-rata lamanya kala II pada kelompok posisi persalinan miring kiri adalah 40,33 menit. Hasil uji statistic dengan menggunakan Uji T test independent didapatkan nilai p= 0,745 berarti nilai p&gt;a (0,05) yang artinya tidak ada perbandingan antara posisi miring dengan posisi setengah duduk terhadap lama kala II persalinan. Disarankan kepada praktisi pelayanan kebidanan agar mampu memberikan dukungan fisik dan emosional dalam persalinan termasuk memberikan kesempatan kepada ibu untuk memilih posisi yang nyaman dan aman bagi dirinya sehingga dapat mempercepat proses persalinan</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/717 Efektivitas Pemberian Air Rebusan Jahe Dan Daun Mint Terhadap Intensitas Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Dahlian Makassar 2020-05-04T18:45:09+07:00 Sumarni Sumarni sumarnimrm@gmail.com Rosita Rosita sumarnimrm@gmail.com Musdalifah Musdalifah sumarnimrm@gmail.com <p>Salah satu keluhan yang paling sering dirasakan oleh wanita hamil adalah mual muntah yang dapat memberikan dampak pada ibu hamil,&nbsp; baik secara fisik ataupun psikologis. Pengobatan mual muntah pada ibu selain diberikan obat anti muntah, ibu juga bisa diberikan perawatan Herbal yaitu pemberian Air rebusan jahe dan daun Mint. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas Pemberian Air Rebusan Jahe dan Daun Mint&nbsp; Terhadap Intensitas Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Dahlia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif,&nbsp; Desain penelitian ini adalah eksperimen semu (<em>quasy- exsperiment</em>) dengan <em>two group (one group Pemberian Air Rebusan Jahe, one group pemberian daun Mint) pre and pos test design</em>. Teknik sampling menggunakan <em>purposive sampling. </em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil analisis Uji <em>Independen sampel T test </em>pemberian Air Jahe Lebih efektif dibandingkan dengan pemeberian Daun Mint untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester I, dimana nilai <em>p </em>0,000 lebih kecil dari dari nilai <em>a </em>yaitu 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa pemberian air rebusan jahe lebih efektif dibandingkan daun mint terhadap intensitas mual muntah pada ibu hamil trimester I.</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://uit.e-journal.id/SemNas/article/view/718 Pengaruh Perilaku Pengasuhan Ibu terhadap Status Gizi Balita di Desa Mesakada Kabupaten Mamasa 2020-05-04T18:54:02+07:00 Anggita Anggita alyn.lyana@gmail.com Rizaldi Trias Anas alyn.lyana@gmail.com Alin Liana alyn.lyana@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku pengasuhan ibu terhadap status gizi balita di Desa Mesakada Kabupaten Mamasa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 21 orang yaitu Ibu dan anak balita yang ada di Desa Mesakada. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan kuesioner. Data yang dikumpulkan meliputi perilaku pengasuhan ibu terhadap status gizi balita, berat badan terhadap status gizi dan tinggi badan terhadap status gizi. Teknik Analisis data yang digunakan&nbsp; adalah uji <em>chi-square</em> untuk uji perilaku pengasuhan ibu terhadap status gizi balita. Sedangkan untuk uji berat badan dan tinggi badan terhadap status gizi digunakan uji regresi linear sederhana Hasil uji statistik <em>chi-square </em>menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara perilaku pengasuhan ibu terhadap gizi anak, sebagaimna nilai <em>Sig (2-sided)</em> yaitu 0,549 artinya &gt; 0,05</p> 2020-05-02T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement##